Ahmad Redzuan Zulwaqqarizal dan Low Zi Yu telah mengukir prestasi gemilang dengan meraih medali emas di nomor ganda campuran pada Kejuaraan Asia Junior 2026 yang berlangsung di Yatsushiro, Jepang. Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi mereka, terutama setelah penantian panjang Malaysia selama 19 tahun untuk meraih gelar tersebut.
Redzuan, yang berusia 17 tahun, dan Zi Yu, yang berusia 15 tahun, berhasil mengalahkan pasangan asal Tiongkok, Zheng Weigang dan Li Menghan, dengan skor 21-15, 22-20 dalam waktu 43 menit. Gelar ini menjadi yang pertama bagi Malaysia di kategori ganda campuran sejak Tan Wee Kiong dan Woon Khe Wei meraihnya pada tahun 2007 di Kuala Lumpur.
Perjuangan dan Kesabaran
Kemenangan ini menjadi pencapaian yang sangat berarti bagi Redzuan setelah tiga kali tampil di kejuaraan ini dengan hasil yang mengecewakan. “Saya puas dengan cara saya bermain karena saya mampu mengeksekusi apa yang telah saya latih,” ungkap Redzuan. Ia menambahkan, “Namun saya masih perlu meningkatkan diri dan mempersiapkan diri untuk level selanjutnya.”
Debut Redzuan di kejuaraan ini dimulai pada tahun 2023 di Yogyakarta, di mana ia berpartisipasi di nomor ganda putra dan ganda campuran, tetapi harus tersingkir di babak awal. Kekecewaan serupa juga dialaminya pada dua edisi berikutnya di Yogyakarta pada tahun 2024 dan Surakarta pada tahun 2025.
Pengalaman Pertama Zi Yu
Zi Yu, yang baru pertama kali tampil di nomor ganda campuran junior, mengakui bahwa pertandingan final melawan pasangan Tiongkok tidaklah mudah, terutama di gim kedua. Mereka hampir meraih kemenangan ketika hanya berjarak dua poin dari gelar juara, tetapi pasangan Tiongkok berjuang keras untuk memaksakan gim penentu. “Pertandingan itu berat. Saya rasa kami lebih sabar daripada mereka,” kata Zi Yu. “Saat skor 20-20, kami lebih fokus daripada mereka.”
Zi Yu juga menyampaikan betapa pentingnya dukungan dari rekan-rekannya, meskipun mereka sudah tersisih. “Dukungan dari rekan satu tim kami, meskipun mereka sudah kalah, juga sangat penting. Mendengar mereka bersorak untuk kami memberi kami motivasi yang lebih besar,” ujarnya.
Selain medali emas, Zi Yu juga berhasil membawa pulang medali perunggu di nomor ganda putri setelah ia dan Genevie Lim kalah dari pasangan Jepang, Aoi Banno dan Yuzu Ueno, di semifinal. Zi Yu menyatakan bahwa mengikuti dua ajang sekaligus bukanlah hal yang sulit, karena kedua pasangannya mampu menunjukkan performa yang baik. “Saya hanya fokus pada permainan saya sendiri. Tentu saja, ketika mereka melakukan kesalahan, saya sedikit menyemangati mereka,” tambahnya.