Logo
Olahraga Lain

Amanda Serrano Siap Akhiri Karier di Puerto Riko pada 9 Januari

Petinju Amanda Serrano akan menggelar pertarungan terakhirnya melawan Skye Falzon di Coliseo de Puerto Rico, San Juan, pada 9 Januari 2027, dalam rangka mempertahankan gelar kelas bulu.

S
Surya Kirana
01 November 2026 6 pembaca
Amanda Serrano akan mempertahankan gelar kelas bulu WBO dan WBA dalam laga bertajuk "The Last Walk" yang disiarkan melalui DAZN. (Foto: Fight TV)
Amanda Serrano akan mempertahankan gelar kelas bulu WBO dan WBA dalam laga bertajuk "The Last Walk" yang disiarkan melalui DAZN. (Foto: Fight TV)

Petinju wanita Amanda Serrano mengumumkan bahwa ia akan menutup karier profesionalnya melalui pertarungan melawan Skye Falzon pada 9 Januari 2027. Laga ini akan berlangsung di Coliseo de Puerto Rico, San Juan, dan menjadi bagian dari acara bertajuk "The Last Walk" yang akan disiarkan melalui platform DAZN.

Serrano, yang merupakan juara dunia di tujuh divisi, akan mempertahankan gelar kelas bulu dari World Boxing Organization (WBO) dan World Boxing Association (WBA). Dalam pertarungan ini, ia akan menghadapi Falzon, seorang petinju yang memiliki rekor 12 kemenangan dan dua kekalahan, termasuk tujuh di antaranya melalui knockout (KO).

Perjalanan Karier yang Menginspirasi

Pertarungan ini menandai akhir dari perjalanan profesional Serrano yang dimulai sejak tahun 2009. Selama kariernya, petinju asal Puerto Riko ini telah menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah tinju putri, berjuang untuk meningkatkan pengakuan, kesempatan, dan imbalan bagi petinju perempuan.

"Tinju telah menjadi hidup saya, dan saya tidak pernah membayangkan perjalanan yang akan saya lalui bersama keluarga," ungkap Serrano dalam pernyataannya. Ia mengenang masa-masa ketika tinju putri masih berjuang untuk mendapatkan pengakuan di arena kecil hingga akhirnya tampil sebagai petarung utama di Madison Square Garden, New York, dan menjangkau jutaan penggemar melalui berbagai acara besar.

Komitmen untuk Kesetaraan

Amanda Serrano menegaskan bahwa perjuangannya untuk meningkatkan kesempatan bagi generasi petinju perempuan berikutnya tidak akan berhenti setelah ia pensiun. Pertarungan terakhirnya akan berlangsung dalam format 12 ronde dengan durasi tiga menit per ronde, sebuah format yang selama ini ia perjuangkan agar petinju putri mendapatkan kesempatan yang setara dengan petinju pria dalam kejuaraan dunia.

Pada Oktober 2023, pertarungan perebutan gelar kelas bulu antara Serrano dan Danila Ramos menjadi laga unifikasi gelar dunia putri pertama sejak 2007 yang diadakan selama 12 ronde dengan durasi tiga menit per ronde. Serrano memilih untuk mengosongkan gelar WBC daripada kembali bertanding dengan format tradisional 10 ronde dua menit, sebagai bagian dari upayanya untuk mendorong kesetaraan dalam olahraga tinju profesional.

Pada tahun 2021, Amanda Serrano menjadi petinju perempuan pertama yang menandatangani kontrak dengan Most Valuable Promotions (MVP), perusahaan promosi yang didirikan oleh Jake Paul dan Nakisa Bidarian. Trilogi pertarungannya melawan Katie Taylor dari Irlandia antara tahun 2022 hingga 2025 juga menjadi salah satu daya tarik terbesar dalam dunia tinju putri.

"Untuk mengakhiri karier di rumah sendiri, Puerto Riko, di hadapan orang-orang yang mendukung saya sejak awal, sangat berarti bagi saya," kata Serrano. Ia berjanji untuk memberikan satu malam yang tak terlupakan bagi para penggemar pada 9 Januari mendatang.

Artikel Terkait