Logo
Sepakbola

--- Amorim Pilih Fokus pada Tim, Abaikan Komentar Chivu ---

--- Ruben Amorim menolak untuk menanggapi pernyataan Cristian Chivu mengenai pertandingan AC Milan melawan Juventus, dengan menegaskan bahwa prioritasnya adalah mengembalikan daya saing Milan. ---

B
Bayu Biru
06 September 2026 18 pembaca
Foto: PA Images via Getty Images/Andrew Milligan - PA Images
Foto: PA Images via Getty Images/Andrew Milligan - PA Images
---TITLEEXCERPT--- Ruben Amorim menolak untuk menanggapi pernyataan Cristian Chivu mengenai pertandingan AC Milan melawan Juventus, dengan menegaskan bahwa prioritasnya adalah mengembalikan daya saing Milan. ---CONTENT---

Milan - Ruben Amorim menolak untuk memberikan tanggapan atas komentar yang dilontarkan oleh Cristian Chivu terkait pertandingan antara AC Milan dan Juventus. Amorim menegaskan bahwa fokus utamanya adalah membantu Milan untuk kembali bersaing di level atas.

Chivu, yang menjabat sebagai pelatih Inter Milan, baru-baru ini ditanya mengenai performa buruk timnya melawan rival-rival utama di musim lalu. Dalam konteks tersebut, Milan dan Juventus juga disebut sebagai dua tim besar tradisional di Liga Italia. Pertandingan antara keduanya dijadwalkan berlangsung pada Minggu (6/9).

Menariknya, Chivu menjawab bahwa baik AC Milan maupun Juventus tidak berhasil menembus posisi empat besar pada musim 2025/2026. Untuk diketahui, Rossoneri berada di urutan kelima, sementara Juventus berada di bawah mereka, sedangkan Inter berhasil meraih gelar juara dengan selisih hampir 20 poin.

Reaksi Amorim terhadap Komentar Chivu

Amorim akan memimpin Milan dalam pertandingan tandang melawan Juventus pada Senin (7/9) dini hari WIB. Ia tidak terpengaruh oleh pernyataan Chivu, karena tujuan Milan adalah untuk segera meraih kesuksesan kembali.

"Saya hanya fokus pada pertandingan kami. Apa yang saya tahu adalah jika kami menang, kami akan memuncaki liga bersama tim lain. Saya tidak punya apapun lagi untuk dikatakan soal itu," ungkap Amorim seperti yang dilansir oleh Milannews.

Lebih lanjut, Amorim menambahkan, "Mengenai Chivu, jika kami memerlukan komentar-komentar dia untuk memenangi titel juara di Milan, maka ada sesuatu yang salah dengan kami. Saya tahu ini sulit didengar fans, tapi bagi kami semua yang mencintai klub, kami harus mengakui bahwa kami punya banyak pekerjaan untuk dilakukan."

Pentingnya Memenangkan Gelar

Amorim juga menyatakan kekhawatirannya terkait pencapaian Milan dalam dua dekade terakhir, dengan hanya meraih dua Scudetti. "Kami tidak memerlukan komentar-komentar Chivu untuk memotivasi kami. Milan adalah klub bersejarah dengan tujuh trofi Liga Champions, tetapi dalam 20 tahun terakhir, kami tidak mendapatkan trofi Coppa Italia dan hanya dua Scudetto. Saya tidak peduli dengan omongan Chivu," tegas Ruben Amorim.

Artikel Terkait