Setelah meraih kemenangan di Kejuaraan Dunia BWF, An Se Young, yang dikenal sebagai 'Ratu Bulu Tangkis', telah menciptakan berbagai rekor yang mengundang perhatian luas. Pada tanggal 26, media Thailand 'BLA Sports' melaporkan bahwa An Se Young tidak hanya menduduki peringkat teratas Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) dengan 121.287 poin, tetapi juga menjadi pemain pertama dalam sejarah tunggal putri yang berhasil melampaui 120.000 poin.
Di final Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, pada tanggal 23, An Se Young berhasil mengalahkan Akane Yamaguchi, yang merupakan pemain peringkat 2 dunia. Kemenangan ini menandai gelar Kejuaraan Dunia keduanya setelah sebelumnya meraih gelar di Kopenhagen pada tahun 2023. Dengan hasil tersebut, An Se Young mempertahankan posisinya sebagai pemain nomor satu dunia dengan total 121.287 poin.
Pencapaian Luar Biasa di Musim 2026
Musim 2026 menjadi tahun yang sangat mengesankan bagi An Se Young, di mana ia mencatatkan 44 kemenangan dan hanya satu kekalahan dari total 45 pertandingan, yang memberikan persentase kemenangan mencapai 97,8%. Satu-satunya kekalahan yang dialaminya pada musim ini terjadi saat melawan Wang Zhiyi dari Tiongkok, yang berada di peringkat 3 dunia, di final All England Open pada bulan Maret.
Dengan penampilannya yang gemilang di Kejuaraan Dunia, An Se Young tidak hanya membuat sejarah dalam peringkat dunia tetapi juga dalam sistem ELO yang dihitung oleh media bulu tangkis 'Badminton Ranks'. ELO adalah indikator yang mengukur kinerja relatif seorang pemain dengan mempertimbangkan hasil pertandingan dan tingkat keterampilan lawan. Setelah kemenangan di Kejuaraan Dunia, ELO An Se Young meningkat dari 2.882 menjadi 2.903, menjadikannya sebagai pemain bulu tangkis pertama yang melampaui angka ELO 2.900.
Perbandingan dengan Legenda Bulu Tangkis
Dalam peringkat ELO sepanjang masa, An Se Young mengungguli legenda bulu tangkis seperti Lin Dan yang memiliki ELO 2.807, Lee Chong Wei dengan 2.773, Kento Momota 2.731, dan Viktor Axelsen 2.705. Di tunggal putri, Tai Tzu-ying mencatatkan 2.696, sementara Chen Yufei 2.683, Wang Zhiyi 2.659, dan Yamaguchi 2.650. Zhang Ning dan Susi Susanti juga menunjukkan selisih yang signifikan dibandingkan An Se Young dengan ELO masing-masing 2.626 dan 2.621.
Media 'BLA Sports' mengomentari pencapaian An Se Young dengan menyatakan, "Ia telah melampaui angka 2.900 poin yang tidak dapat dicapai oleh banyak legenda seperti Lin Dan, Lee Chong Wei, dan Kento Momota," menilai bahwa "ia telah mencapai tingkat performa yang belum pernah terjadi sebelumnya di semua nomor bulu tangkis, melampaui nomor tunggal putri." Dengan pencapaian yang terus meningkat, perdebatan di kalangan penggemar internasional pun muncul mengenai apakah An Se Young dapat dianggap sebagai GOAT (Greatest Of All Time) di tunggal putri.
Salah satu penggemar menyatakan, "Dia sudah menjadi GOAT. Tidak ada pemain lain seperti An Se Young di usia muda ini." Penggemar lainnya menambahkan, "Jika dia memenangkan satu medali emas Olimpiade lagi, gelar itu pasti akan semakin kokoh." Seorang penggemar juga menilai, "Dia tampaknya menggabungkan kemampuan Lin Dan untuk menghasilkan hasil dalam pertandingan besar dengan penampilan Lee Chong Wei yang sangat konsisten," menunjukkan bahwa keterampilan An Se Young saat ini sangat luar biasa, bahkan dibandingkan dengan dua legenda bulu tangkis tersebut.