Logo
Raket

An Se Young Melaju ke Final China Masters 2026 Setelah Kalahkan Akane Yamaguchi

An Se Young, pemain bulu tangkis tunggal putri nomor satu dunia, berhasil mengalahkan Akane Yamaguchi di semifinal China Masters 2026 dan akan bertemu Tomoka Miyazaki di final.

E
Elvira Adhitama
06 September 2026 19 pembaca
Akane Yamaguchi-Tomoka Miyazaki/[Foto:AFP]
Akane Yamaguchi-Tomoka Miyazaki/[Foto:AFP]

An Se Young, yang saat ini menduduki peringkat satu dunia dalam bulu tangkis tunggal putri, menunjukkan performa impresif dengan mengalahkan rivalnya, Akane Yamaguchi dari Jepang, di semifinal China Masters 2026. Pertandingan ini berlangsung di Shenzhen Arena, Tiongkok, pada tanggal 5, dan An Se Young menang dengan skor 2-0 (21-13, 21-15).

Di final, An Se Young akan berhadapan dengan Tomoka Miyazaki, yang berhasil mengalahkan Wang Zhiyi, petenis peringkat dua dunia dari China, dalam sebuah pertandingan yang sangat ketat. Kemenangan An atas Yamaguchi di semifinal ini merupakan pengulangan dari hasil yang sama di final Kejuaraan Dunia yang berlangsung 13 hari sebelumnya, di mana An juga menang 2-0.

Dominasi An Se Young di Semifinal

Dalam pertandingan semifinal, An Se Young menghadapi Yamaguchi dengan awal yang ketat. Pada awal game pertama, Yamaguchi sempat unggul, namun momentum segera beralih ketika kedudukan mencapai 6-6. An Se Young berhasil meraih lima poin berturut-turut dan memimpin 11-6. Meskipun Yamaguchi berusaha untuk mengganggu, ia kesulitan untuk menciptakan serangan yang efektif, sementara kesalahan-kesalahan mulai menumpuk.

Setelah jeda, An Se Young semakin dominan dan memperlebar jarak menjadi 20-10. Yamaguchi, yang terlihat frustrasi, menunjukkan emosinya dengan melambaikan raketnya. Meskipun ia berhasil mencetak beberapa poin di akhir, serangan terakhirnya mengenai net, dan An menutup game pertama dengan skor 21-13.

Game Kedua yang Menegangkan

Di game kedua, An Se Young kembali memulai dengan kuat, mencetak enam poin berturut-turut. Yamaguchi berjuang untuk menemukan solusi dan terlihat kebingungan. Meskipun Yamaguchi berhasil mencetak satu poin dan memperkecil selisih menjadi lima poin, An Se Young dengan cepat memulihkan keunggulannya dan memasuki jeda dengan skor 11-7.

Di babak kedua, An terus menunjukkan kemampuan bertahannya yang luar biasa, memperlebar jarak hingga 20-14 untuk menciptakan match point. Walaupun Yamaguchi berhasil meraih satu poin lagi, An Se Young akhirnya menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 21-15. Dengan hasil ini, An memperpanjang rekor kemenangannya melawan Yamaguchi menjadi tujuh kali berturut-turut dan mencatatkan 21 kemenangan serta 15 kekalahan dalam catatan head-to-head mereka.

Yamaguchi, yang sebelumnya dianggap sebagai rival terberat An Se Young, kini menjadi lawan yang semakin sulit untuk dikalahkan.

Artikel Terkait