An Se Young, yang dikenal sebagai 'Ratu Bulu Tangkis' asal Korea Selatan dan saat ini menduduki peringkat satu dunia, berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah bulu tangkis dengan mencapai semifinal Kejuaraan Dunia BWF selama empat turnamen berturut-turut. Menariknya, ia juga menjadi pemain termuda yang meraih prestasi ini di antara para pendahulunya.
Pada 21 Oktober (waktu Korea), An Se Young berhasil mengalahkan Han Yue dari Tiongkok yang berada di peringkat lima dunia dengan skor 2-0 (21-19, 21-12) dalam waktu 40 menit pada perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 yang berlangsung di Stadion Indoor Indira Gandhi, New Delhi, India. Kemenangan ini mengantarkannya ke semifinal.
Perjalanan Karier An Se Young
An Se Young memulai debutnya di Kejuaraan Dunia pada tahun 2021 di Spanyol, namun ia tersingkir di perempat final oleh Akane Yamaguchi dari Jepang yang saat itu berada di peringkat dua dunia. Setahun kemudian, di Tokyo, Jepang, ia berhasil mencapai semifinal untuk pertama kalinya dan meraih medali perunggu setelah kalah dari Yamaguchi.
Pada edisi 2023 yang diadakan di Kopenhagen, Denmark, An Se Young mencatatkan prestasi gemilang dengan mengalahkan Chen Yufei, peraih medali emas Olimpiade dari Tiongkok (peringkat dunia ke-4), serta Carolina Marin dari Spanyol di semifinal dan final, menjadikannya sebagai pemain bulu tangkis Korea pertama yang meraih gelar tunggal di Kejuaraan Dunia.
Rekor yang Dihasilkan
Di tahun 2024, meskipun Kejuaraan Dunia tidak diadakan, An Se Young berhasil meraih medali emas di nomor tunggal putri pada Olimpiade Paris. Di Kejuaraan Dunia tahun lalu di Paris, Prancis, ia finis di tempat ketiga setelah kalah dari Chen Yufei di semifinal. Dengan pencapaiannya di turnamen tahun ini, An Se Young kini menjadi pemain keempat dalam sejarah yang berhasil mencapai semifinal selama empat tahun berturut-turut, yaitu dari 2022 hingga 2023, 2025, dan tahun ini.
Ia telah melanjutkan warisan dari Li Lingwei (Tiongkok, 1983–1989), Zhang Ning (Tiongkok, 2001–2007, lima kali berturut-turut), dan Akane Yamaguchi (Jepang, 2021–2026, lima kali berturut-turut). Menariknya, pada usia 24 tahun, An Se Young mencetak rekor ini lebih muda dibandingkan dengan ketiga pemain sebelumnya, yang mencapai semifinal pada usia 25, 29, dan 28 tahun.