Logo
Sepakbola

Ancaman Bom Bunuh Diri Menghantui Messi di Piala Dunia 2026

Lionel Messi menjadi salah satu sasaran ancaman bom bunuh diri selama Piala Dunia 2026, sebagaimana diungkap dalam laporan kepolisian Amerika Serikat yang mencatat berbagai insiden keamanan.

D
Dhearatika Jaya
09 August 2026 29 pembaca
Lionel Messi
Lionel Messi

Jakarta - Lionel Messi ternyata menjadi salah satu target ancaman bom bunuh diri selama berlangsungnya Piala Dunia 2026. Hal ini terungkap dari laporan yang dikeluarkan oleh kepolisian Amerika Serikat, yang mencakup berbagai ancaman keamanan yang terjadi selama turnamen tersebut.

Laporan tersebut mengidentifikasi sejumlah insiden yang ditangani oleh FBI dan International Police Cooperation Center (IPCC) selama Piala Dunia yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Detail dari laporan ini kemudian dilaporkan oleh media asal Spanyol, Marca.

Messi Menerima Ancaman Spesifik

Messi disebutkan sebagai salah satu pemain yang paling banyak menerima ancaman selama turnamen. Ancaman tersebut muncul dalam dua pertandingan Argentina, yaitu saat melawan Yordania di fase grup dan Mesir di babak 16 besar. Salah satu ancaman terjadi menjelang pertandingan Argentina melawan Yordania, di mana seorang pria menghubungi Bandara Dallas dan mengancam akan menyerang stadion dengan bom rakitan dan senjata api bersama dua orang lainnya.

Dalam ancaman tersebut, Messi secara spesifik disebut sebagai target. Selain itu, pihak kepolisian juga menerima informasi bahwa ancaman tersebut ditujukan kepada pemain kedua tim serta aparat keamanan. Ancaman yang lebih spesifik kembali muncul saat Argentina berhadapan dengan Mesir di babak 16 besar, di mana seorang tersangka menuliskan ancaman di media sosial yang berbunyi, "Saya akan masuk ke Stadion Atlanta dan meledakkan Messi dengan empat bom yang dipasang di tubuh saya."

Pada pertandingan yang sama, pihak kepolisian juga menerima laporan dari seorang pria yang mengklaim telah menaruh tiga bom di tempat sampah di area tribun stadion. Meskipun stadion diperiksa dengan anjing pelacak bahan peledak, ancaman tersebut akhirnya dinyatakan sebagai alarm palsu.

Ancaman Terhadap Ronaldo dan Wasit

Messi bukan satu-satunya bintang sepak bola yang menjadi sasaran ancaman selama Piala Dunia 2026. Cristiano Ronaldo juga dilaporkan menjadi target kekhawatiran keamanan. Dalam laporan tersebut, seorang pegawai FIFA melaporkan kepada FBI mengenai keberadaan seorang pria mencurigakan yang meminta informasi tentang tempat menginap Ronaldo. Dua hari kemudian, polisi Houston berhasil menemukan pria tersebut di hotel tempat Timnas Portugal menginap.

Dalam insiden terpisah di Toronto, seorang pria ditangkap setelah berusaha masuk ke lift bersama Ronaldo, dan pria tersebut mengaku hanya ingin berfoto selfie dengan bintang asal Portugal itu.

Ancaman selama Piala Dunia 2026 tidak hanya menyasar para pemain, tetapi juga wasit. Wasit Prancis, François Letexier, dilaporkan menerima lebih dari 6.000 pesan kebencian melalui WhatsApp setelah memimpin pertandingan antara Argentina dan Mesir. Kemarahan suporter Mesir muncul setelah Argentina meraih kemenangan, dan pelatih Mesir, Hossam Hassan, sempat menuduh FIFA memihak Argentina terkait keputusan-keputusan wasit.

VAR dalam pertandingan tersebut, Willy Delajod, juga menjadi sasaran pesan bernada ancaman. Baik Letexier maupun Delajod kemudian meningkatkan pengamanan terhadap rumah dan keluarga mereka di Prancis.

Serangkaian ancaman ini menjadi bagian dari tantangan keamanan yang dihadapi oleh penyelenggara Piala Dunia 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa pengamanan turnamen tidak hanya berkaitan dengan keamanan stadion dan suporter, tetapi juga mencakup perlindungan terhadap pemain, wasit, serta anggota tim nasional.

Artikel Terkait