Logo
Raket

Anmol Kharb Bertekad Kembali Berprestasi Setelah Kegagalan di Piala Uber

Anmol Kharb, pemain bulu tangkis muda asal India, berusaha bangkit setelah mengalami cedera dan kegagalan di Piala Uber, dengan fokus pada pengembangan daya tahan dan kepercayaan diri.

D
Dyah Entenopo
09 May 2026 17 pembaca
Anmol Kharb Bertekad Kembali Berprestasi Setelah Kegagalan di Piala Uber
Anmol Kharb/[Foto:Sporstars]

Setelah membantu India meraih gelar bersejarah di Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia, Anmol Kharb kini berupaya membangun kembali kariernya setelah mengalami cedera dan harus fokus pada pendidikan. Di usia muda, ia menyadari pentingnya meraih kemenangan dalam bulu tangkis, terutama karena masa puncak seorang pemain berlangsung hingga usia 30 tahun.

Berbeda dengan olahraga lain, bulu tangkis memiliki tantangan tersendiri di mana cedera dapat memengaruhi performa pemain secara signifikan. Pensiunnya pemain seperti Carolina Marin dan Viktor Axelsen serta penurunan performa PV Sindhu menjadi pengingat akan tantangan yang dihadapi para atlet. Sindhu meraih medali perak di Olimpiade Rio 2016 pada usia 21 tahun, sementara Marin meraih medali emas di usia 23 tahun.

Kembali Fokus pada Bulu Tangkis

Anmol Kharb, yang berkontribusi pada kemenangan India di Kejuaraan Beregu Bulu Tangkis Asia pada 2024 saat berusia 17 tahun, kini bertekad untuk melanjutkan prestasinya. Ia berhasil meraih medali emas tunggal dan beregu untuk Haryana di Pekan Olahraga Nasional 2025. Kesuksesannya menarik perhatian dari berbagai sponsor, termasuk Yonex dan program TOPS pemerintah. Namun, masalah cedera dan persiapan ujian akhir kelas 12 membuatnya kehilangan momentum selama lebih dari setahun.

Saat ini, Anmol yang merupakan mahasiswi jurusan Bahasa Inggris di Universitas Manav Rachana, menghabiskan waktu untuk berlatih bulu tangkis, melakukan perjalanan ke Greater Noida untuk latihan pagi dan sesi latihan di universitas pada malam hari. Mengenai waktu yang terlewat, ayahnya, Devender Singh, menekankan pentingnya pendidikan bagi atlet muda. "Pendidikan itu penting. Kami tidak bisa mengabaikannya. Itulah mengapa dia sedikit tertinggal dalam peringkat," ujarnya.

Target dan Harapan di Masa Depan

Skuad Piala Uber India untuk 2026 dipilih berdasarkan peringkat, dengan PV Sindhu sebagai pilihan utama. Namun, India mengalami kekecewaan setelah tersingkir di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 2018, kalah dari Denmark dan China. Anmol Kharb dikenal sebagai pemain yang lincah, meskipun kekhawatiran mengenai fisiknya yang lemah menjadi perhatian. Ia sering kali mengalami kesulitan dalam mengatur langkahnya di lapangan.

Fokus Anmol saat ini adalah pada manajemen cedera dan penyempurnaan permainannya, serta membangun daya tahan yang merupakan elemen penting dalam bulu tangkis. Banyak pemain asing yang mengalahkan atlet muda India dengan kecepatan permainan yang tinggi, yang membuat mereka kesulitan dalam membangun strategi. Anmol yang berusia 19 tahun tidak gentar dengan tantangan ini. "Puri jaan laga rahi hai (dia mengerahkan seluruh kemampuannya), hanya masalah waktu sebelum dia mendapatkan kembali posisinya yang hilang," kata Devender.

Target jangka pendek Anmol adalah lolos kualifikasi untuk Asian Games dan Kejuaraan Dunia BWF yang akan diadakan di New Delhi pada 17 hingga 23 Agustus. Meskipun mengalami musim yang tidak stabil pada 2026 dan belum bermain di ajang internasional sejak Maret, Anmol optimis mengenai peluangnya untuk lolos ke Asian Games di Aichi-Nagoya, Jepang, yang akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober. Fokus utamanya adalah Olimpiade Los Angeles 2028.

Artikel Terkait