Wan Arif Junaidi dan Yap Roy King hampir menciptakan kejutan besar di Kejuaraan Dunia BWF 2026, namun usaha mereka dihentikan oleh pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty, pada hari Kamis di New Delhi. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 82 menit di Stadion Indoor Indira Gandhi, pasangan Malaysia yang menempati peringkat 19 dunia itu memberikan perlawanan sengit, meskipun akhirnya kalah dengan skor 21-23, 21-19, 21-17.
Sejak awal, Arif dan Roy King menunjukkan semangat juang yang tinggi, berusaha keras mengejar ketertinggalan 16-12 di game pertama sebelum berhasil membalikkan keadaan dan mengalahkan tim tuan rumah dengan skor 23-21. Pada game kedua, mereka kembali berjuang untuk mengejar ketertinggalan, namun berhasil memimpin 18-16, mendekatkan diri untuk meraih kemenangan dalam tiga game berturut-turut.
Perjuangan di Game Ketiga
Walaupun demikian, pasangan Satwiksairaj dan Chirag berhasil merebut kembali kendali dan memenangkan game kedua dengan skor 21-19, yang memaksa pertandingan dilanjutkan ke set penentu. Di game ketiga, tim Malaysia menunjukkan performa yang kuat dan sempat unggul 15-12. Namun, pasangan India tidak menyerah begitu saja dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15.
Ketegangan semakin meningkat saat kedua pasangan saling beradu hingga skor menjadi 16-16 dan 17-17. Di momen krusial ini, Satwik dan Chirag berhasil mencetak empat poin beruntun dari skor 17-17, memastikan kemenangan mereka dan menggagalkan peluang Arif dan Roy King untuk melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia.
Kekalahan yang Menyakitkan
Kekalahan ini menjadi yang kelima kalinya bagi Arif dan Roy King dalam lima pertemuan melawan pasangan India tersebut. Meskipun demikian, dengan selisih yang sangat tipis, ini adalah kekalahan terketat mereka, setelah hampir mengalahkan peraih dua medali perunggu dunia tersebut di kandang mereka sendiri. Perjalanan Arif dan Roy King di babak 16 besar juga berakhir untuk kedua kalinya berturut-turut, setelah sebelumnya mereka kalah 18-21, 21-18, 24-26 dari rekan senegaranya, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, dalam pertandingan yang juga berlangsung ketat tahun lalu.