Logo
Sepakbola

Arteta: Kehilangan Guardiola Akan Terasa di Liga Inggris

Mikel Arteta, manajer Arsenal, menyatakan bahwa Liga Inggris akan merindukan kehadiran Pep Guardiola, yang dianggapnya telah merevolusi taktik di liga tersebut. Pertandingan Community Shield 2026 anta...

E
Elvira Adhitama
15 August 2026 26 pembaca
Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs
Foto: Action Images via Reuters/Matthew Childs

London - Mikel Arteta, yang menjabat sebagai manajer Arsenal, berpendapat bahwa Liga Inggris akan merasakan kehilangan sosok Pep Guardiola. Ia menilai Guardiola sebagai individu yang telah mengubah wajah taktik dalam kompetisi tersebut. Pertandingan Community Shield 2026 antara Arsenal dan Manchester City dijadwalkan berlangsung di Stadion Millenium, Cardiff, pada Minggu (16/8) malam WIB. Arsenal datang sebagai juara Premier League, sementara Manchester City merupakan pemegang trofi Piala FA.

Kedua tim ini terlibat dalam persaingan yang ketat pada musim lalu, di mana Arsenal berhasil meraih gelar Liga Inggris setelah bersaing sengit dengan Manchester City hingga menjelang akhir musim. Arsenal berhasil menempati posisi teratas dengan perolehan 85 poin, unggul tujuh poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Meskipun tidak berhasil di Liga Inggris, Manchester City berhasil mengamankan gelar Carabao Cup setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 2-0 di final musim lalu.

Perubahan Dinamika Persaingan

Namun, persaingan antara Arsenal dan Manchester City di musim ini dipastikan akan berbeda. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Guardiola tidak lagi melatih tim asal Manchester tersebut. Setelah sepuluh tahun mengabdi, Guardiola memutuskan untuk meninggalkan Manchester City, di mana ia berhasil membawa klub tersebut meraih 20 gelar selama masa jabatannya. Sebagai pengganti, Manchester City telah menunjuk Enzo Maresca.

Pujian untuk Guardiola

Arteta menyatakan bahwa Liga Inggris akan sangat merindukan kehadiran Guardiola. Ia memberikan pujian kepada Guardiola sebagai sosok yang telah merevolusi taktik di liga tersebut. Arteta mengenal Guardiola dengan baik karena pernah menjadi asistennya di Manchester City dari tahun 2016 hingga 2019. Ia merasa bersyukur dapat belajar banyak dan berkompetisi langsung dengan gurunya.

"Saya rasa kehadirannya akan dirindukan di Premier League - meskipun saya tidak yakin apakah kami sebagai sesama pelatih akan terlalu merindukannya! Sangat sulit untuk menghadapi tim asuhannya dan bersaing dengan cara yang ia terapkan," ungkap Arteta. "Yang utama, saya sangat bersyukur atas waktu yang saya habiskan bersamanya - pengalaman yang luar biasa - dan karena menurut saya, ia telah mendorong semua pelatih dan tim untuk bekerja dengan cara yang berbeda serta membuat kami semua menjadi lebih baik. Sungguh menyenangkan bisa mengenalnya," tambahnya.

Artikel Terkait