Ayush Shetty menunjukkan keyakinan yang kuat bahwa Kejuaraan Dunia BWF yang akan berlangsung di New Delhi akan berjalan dengan sukses. Acara ini kembali diadakan di India setelah 17 tahun, dan akan dilaksanakan di Indira Gandhi Stadium (IGA), yang sebelumnya juga menjadi lokasi India Open di awal tahun ini.
Namun, ajang ini sempat menuai kontroversi akibat beberapa masalah yang muncul, termasuk adanya kotoran burung di lapangan dan kemunculan monyet di area stadion. Selain itu, beberapa pemain asing juga mengeluhkan kondisi kebersihan di lokasi tersebut. Menanggapi berbagai tantangan yang dihadapi selama turnamen sebelumnya, Asosiasi Badminton India (BAI) telah berusaha keras untuk memastikan kesuksesan acara ini. BAI mengungkapkan bahwa IGA telah menjalani renovasi dengan biaya mencapai ₹20 crore, yang mencakup perbaikan seperti penyegelan ventilasi dan penerapan sistem pintu masuk ganda, serta penggunaan gel non-toksik pada saluran ventilasi stadion. Untuk mengatasi masalah monyet, mesin yang meniru suara burung pemangsa juga telah dipasang, dan ahli penjinak monyet profesional telah dipekerjakan.
Keyakinan Ayush Terhadap Persiapan
Meskipun hasil nyata akan terlihat saat turnamen dimulai dan efektivitas persiapan yang dilakukan oleh BAI dan Otoritas Olahraga India (SAI) akan terungkap setelah acara berlangsung, Ayush percaya bahwa turnamen ini akan berjalan lebih baik dibandingkan India Open. Dalam sebuah interaksi media virtual, pemain berusia 21 tahun ini menyatakan, "Saya rasa Kejuaraan Dunia jelas merupakan ajang yang jauh lebih besar, dan saya merasa akan jauh lebih baik. Ada beberapa masalah, tetapi sekarang, saya pikir semuanya akan terselesaikan, sehingga menjadikannya tempat yang jauh lebih baik. Saya sangat bersemangat untuk bermain di sana lagi, dan semua pemain lain juga percaya bahwa ini akan menjadi turnamen yang jauh lebih baik yang mereka nantikan."
Antusiasme Ayush di Tanah Kelahiran
Menanggapi pertanyaan mengenai tekanan bermain di kandang sendiri, Ayush mengungkapkan bahwa meskipun ada tekanan, ia merasa lebih bersemangat untuk tampil di tanah kelahirannya ketika kompetisi dimulai pada 17 Agustus, dengan pertarungan melawan Shi Yu Qi di babak pertama. "Saya rasa keduanya. Anda tahu, ada tekanan, tetapi saya rasa lebih banyak kegembiraan, Anda tahu, bermain di kandang sendiri. Saya rasa ini perasaan yang sangat istimewa, dan ini juga debut saya di Kejuaraan Dunia. Jadi, saya rasa saya sangat bersemangat untuk itu," ujarnya.
Namun, ia menegaskan bahwa ia tidak merasa tertekan untuk menetapkan standar bagi generasi pemain bulu tangkis berikutnya di India. "Saya tidak melihatnya sebagai tolok ukur yang harus dikejar. Saya ingin menetapkan tolok ukur saya sendiri, jadi saya tidak fokus pada apa yang telah dilakukan orang lain—mereka adalah legenda dalam olahraga ini. Saya lebih fokus pada diri saya sendiri, bermain lebih baik, dan memenangkan pertandingan. Mengenai menetapkan tolok ukur untuk generasi berikutnya, saya juga tidak ingin terlalu memikirkannya. Saya hanya ingin menikmati permainan ini. Bermain di kandang sendiri tentu membawa tekanan, tetapi ini adalah kesempatan besar bagi saya untuk melakukan debut Kejuaraan Dunia di India, dan saya melihatnya sebagai turnamen yang sangat istimewa," tambah Ayush Shetty.