Logo
Raket

Ayush Shetty Siap Hadapi Shi Yuqi di Kejuaraan Dunia 2026

Ayush Shetty mengungkapkan bahwa dirinya tidak merasakan tekanan menjelang pertandingannya melawan Shi Yuqi dari Tiongkok di BWF Kejuaraan Dunia 2026. Ini akan menjadi debutnya di kejuaraan dunia yang...

B
Bayu Biru
14 August 2026 25 pembaca
Ayush Shetty-Shi Yuqi/[Foto:Sportstar]
Ayush Shetty-Shi Yuqi/[Foto:Sportstar]

Menjelang BWF Kejuaraan Dunia 2026, Ayush Shetty menyatakan bahwa ia tidak merasakan dendam atau tekanan terhadap Shi Yuqi, pemain bulu tangkis asal Tiongkok. Pertandingan ini akan berlangsung di babak pertama kategori tunggal putra dan menjadi momen spesial bagi Ayush, karena ini adalah debutnya di Kejuaraan Dunia BWF yang kembali diadakan di India setelah 17 tahun.

“Saya rasa ini memberi kepercayaan diri yang besar, setelah tampil baik di Kejuaraan Asia dan Piala Thomas,” ungkap Ayush dalam sesi interaksi dengan media. Ia menilai bahwa Kejuaraan Dunia memiliki arti lebih besar dibandingkan dengan turnamen sebelumnya, dan melihat pertandingan melawan Yu Qi sebagai tantangan yang menarik. “Jadi bermain melawan Yu Qi akan lebih istimewa,” tambahnya.

Rekor Pertemuan Sebelumnya

Kedua atlet ini telah bertemu sebanyak tiga kali sebelumnya, dengan hasil yang selalu sama. Pertemuan terakhir mereka terjadi di final Kejuaraan Asia 2026, di mana Yu Qi berhasil mengalahkan Ayush dalam dua set langsung dan meraih medali emas. Meskipun demikian, Ayush melihat Kejuaraan Dunia BWF sebagai turnamen yang baru dan tidak terpengaruh oleh kekalahan sebelumnya melawan pemain peringkat satu dunia tersebut.

Perubahan dalam Latihan

Belakangan ini, Ayush telah melakukan perubahan dalam pola latihannya. Ia merasa kini lebih siap untuk menghadapi Yu Qi, dengan sesi latihan yang lebih panjang dan intens. “Saya berusaha untuk lebih agresif di lapangan. Saya rasa itu membantu saya mendapatkan lebih banyak energi,” jelasnya, sambil menunjukkan perubahan dalam bahasa tubuhnya saat bermain.

Ketika pertama kali bermain di liga senior, Ayush mengakui mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri dengan kecepatan para pemain, namun sekarang ia merasa lebih percaya diri. Ayush dan tim pelatihnya fokus penuh pada babak pertama melawan Shi Yuqi, sebelum memikirkan kemungkinan untuk menghadapi Dumindu Abeywickrama dari Sri Lanka atau Adriano Viale dari Peru di babak selanjutnya.

“Saya tidak fokus untuk menetapkan standar bagi generasi berikutnya. Saya akan menikmati pertandingan ini,” tuturnya. Ia juga menyadari bahwa bermain di kandang sendiri membawa tekanan tersendiri, tetapi ia melihat ini sebagai kesempatan besar untuk melakukan debut di Kejuaraan Dunia di India. “Saya melihatnya sebagai turnamen yang sangat istimewa,” pungkasnya.

Artikel Terkait