Logo
Raket

BAM Rencanakan Perubahan Struktur Kepelatihan Ganda Usai Asian Games

Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) akan melakukan restrukturisasi pada tim pelatih ganda setelah Asian Games di Aichi-Nagoya, menyusul pengunduran diri pelatih kepala ganda campuran, Nova Widianto.

D
Dyah Entenopo
12 August 2026 25 pembaca
Lee Chong Wei-Rexy Mainaky/[Foto:NST]
Lee Chong Wei-Rexy Mainaky/[Foto:NST]

Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) berencana untuk merombak struktur kepelatihan ganda setelah pelaksanaan Asian Games yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya bulan depan. Langkah ini diambil setelah kepergian Nova Widianto, pelatih kepala ganda campuran nasional, yang mundur bulan lalu.

Namun, perubahan ini hanya akan melibatkan asisten pelatih, sementara posisi Herry IP dan Rosman Razak sebagai pelatih kepala ganda putra dan putri nasional tetap akan dipertahankan. Datuk Seri Lee Chong Wei, selaku ketua komite kinerja BAM, menyatakan bahwa pembahasan mengenai perombakan dan pencarian pengganti Nova akan dilakukan oleh komite yang dipimpinnya serta dewan BAM sebelum keputusan akhir dibuat.

Rencana Pembahasan dan Penataan Ulang Tim Pelatih

"Beri saya waktu karena saya ingin menata ulang tim pelatih, tetapi mungkin setelah Asian Games karena kita perlu mendiskusikannya dengan dewan, juga dengan komite saya, (direktur pelatih ganda) Rexy Mainaky dan (direktur pelatih tunggal) Kenneth Jonassen," ungkap Chong Wei saat peluncuran trofi Piala Lee Chong Wei pada hari Selasa.

Dia juga menambahkan, "Kami juga punya Kok Siang yang seharusnya menjadi asisten Nova. Saya sudah menyebutkan ini sebelumnya, tetapi sekarang pelatih Nova sudah kembali ke Indonesia, pelatih Rexy akan membantu. Kami ingin mencari seseorang untuk menggantikan posisi Nova." Chong Wei menginformasikan bahwa pada hari Jumat mendatang, akan diadakan rapat komite kinerja untuk membahas masalah ini dan menentukan langkah terbaik ke depan.

Pencarian Pelatih Baru dan Peran Asisten Pelatih

Lee Chong Wei juga menyoroti bahwa BAM berencana untuk mendefinisikan ulang peran asisten pelatih yang ada, termasuk mendatangkan mantan pemain nasional Teo Kok Siang sebagai asisten pelatih, yang dijadwalkan mulai bertugas pada 1 September. Di antara asisten pelatih yang ada dalam tim nasional, terdapat Chang Kim Wai dan Muhammad Miftakh untuk ganda putra, serta Zakry Latif, Ching Kai Feng, dan Lutfi Zaim Khalid untuk ganda campuran.

Nova, yang merupakan mantan juara dunia dua kali, telah kembali ke Indonesia dan baru-baru ini diangkat sebagai ketua ganda campuran negara tersebut. Lee Chong Wei menekankan pentingnya mencari pelatih yang tepat, terutama dengan adanya pemain junior berusia 13 dan 15 tahun yang akan bergabung dengan tim nasional junior tahun depan.

Artikel Terkait