Logo
Basket

Caitlin Clark Menghadapi Tantangan Kecil di Punggungnya Saat Kembali ke WNBA

Caitlin Clark mengungkapkan bahwa ia masih merasakan sedikit masalah pada punggungnya saat menjalani pertandingan resmi pertamanya di WNBA. Meskipun demikian, ia tetap tampil baik bersama Indiana Feve...

D
Dharma Kusuma
10 May 2026 12 pembaca
Caitlin Clark Menghadapi Tantangan Kecil di Punggungnya Saat Kembali ke WNBA
Caitlin Clark (kiri) mengakhiri pertandingan dengan catatan 20 poin, tujuh assist, dan lima rebound meski Fever harus menyerah 104-107 dari Wings. (Foto: AP)

Caitlin Clark mengakui bahwa ia masih merasakan sedikit ketidaknyamanan pada punggungnya saat melakoni pertandingan resmi pertamanya di WNBA sejak Juli 2025. Meskipun demikian, ia merasa cukup nyaman saat bermain bersama Indiana Fever dalam laga pembuka musim melawan Dallas Wings yang berlangsung pada Sabtu (9/5) waktu setempat.

Clark tampil di hadapan publik Gainbridge Fieldhouse, menandai kembalinya ia setelah musim lalu terganggu oleh berbagai cedera yang membuatnya hanya tampil di 13 pertandingan. Pemain yang terpilih sebagai nomor satu dalam draft WNBA 2024 ini menyelesaikan pertandingan dengan catatan 20 poin, tujuh assist, dan lima rebound, meskipun Fever harus menerima kekalahan dengan skor 104-107 dari Wings. Akurasi tembakan tiga angka Clark belum sepenuhnya pulih, dengan hanya berhasil memasukkan dua dari sembilan percobaan.

Kondisi dan Penyesuaian Punggung

“Saya merasa baik. Mungkin sedikit lambat di awal karena gugup menjalani pertandingan pertama dan mencoba menyesuaikan diri,” ungkap Caitlin Clark setelah pertandingan. “Secara keseluruhan saya merasa bagus dan cepat di lapangan. Rasanya saya hanya kurang beberapa tembakan lagi untuk benar-benar memainkan pertandingan yang sangat bagus dan membantu tim menang.”

Selama pertandingan, Clark sempat dua kali meninggalkan bangku cadangan untuk mendapatkan perawatan medis di luar lapangan. Namun, pemain berusia 24 tahun ini kembali bermain setelah mendapatkan penyesuaian pada bagian punggungnya. “Saya hanya perlu membetulkan posisi punggung saya sedikit. Posisinya cepat berubah. Selain itu saya merasa hebat,” jelas Clark.

Pendapat Pelatih dan Performa Tim

Pelatih Fever, Stephanie White, menegaskan bahwa kondisi Caitlin Clark tidak terlalu mengkhawatirkan dan merupakan bagian dari proses menjaga kesehatan atlet profesional. “Itu bagian dari menjaga tubuh tetap seimbang. Kadang posisi pinggul atau tulang rusuk bisa berubah dan perlu disesuaikan kembali. Tidak ada masalah lain di luar itu,” kata White. Ia juga menambahkan bahwa Clark tidak mungkin dimainkan selama 30 menit jika tim medis merasa kondisinya belum siap.

Meskipun mengalami kesulitan di awal, Clark menunjukkan performa yang lebih agresif pada paruh kedua pertandingan. Ia berhasil memasukkan 50 persen tembakannya di babak kedua dan mencatat lima dari total tujuh assist. Salah satu momen terbaiknya terjadi di kuarter ketiga ketika ia berhasil memasukkan tembakan tiga angka dari jarak sekitar sembilan meter, diikuti dengan selebrasi kepalan tangan ke arah penonton. Tak lama setelah itu, ia memberikan assist behind-the-back kepada Myisha Hines-Allen untuk menghasilkan layup mudah dalam situasi fast break.

Clark juga beberapa kali berhasil menembus pertahanan Wings, termasuk melewati Paige Bueckers sebelum mencetak finger-roll layup. Di pihak Fever, Kelsey Mitchell menjadi pencetak angka terbanyak dengan 30 poin, sementara Aliyah Boston menambahkan 23 poin. Di sisi lain, Wings mendapatkan kontribusi 22 poin dari Arike Ogunbowale, sementara Bueckers dan Odyssey Sims masing-masing mencetak 20 poin.

Mitchell menilai pertandingan ini menunjukkan kualitas tinggi WNBA karena mempertemukan banyak pemain bintang dalam satu laga. “Itulah basket, pemain terbaik bersaing melawan pemain terbaik,” ujar Mitchell.

Artikel Terkait