LCR Honda telah resmi mengumumkan bahwa Cal Crutchlow akan kembali beraksi sebagai pengganti Johann Zarco dalam ajang MotoGP Jerman 2026. Keputusan ini diambil karena Zarco masih belum dapat kembali ke lintasan akibat cedera lutut yang dideritanya dan belum menjalani operasi.
Cal Crutchlow dijadwalkan untuk tampil di Sirkuit Sachsenring pada tanggal 10 hingga 12 Juli mendatang. Pembalap asal Inggris ini dipercaya untuk mengisi posisi Zarco yang sedang dalam proses pemulihan akibat cedera ligamen lutut serius yang dialaminya saat MotoGP Catalunya. Hingga saat ini, Zarco belum dapat menjalani operasi karena tim medis masih menunggu kondisi lututnya stabil untuk menghindari risiko infeksi yang tinggi.
Pengalaman Crutchlow Diharapkan Membawa Hasil Positif
Dalam situasi ini, LCR Honda kembali mengandalkan pengalaman Crutchlow. Di usia 40 tahun, ia sebelumnya telah memutuskan untuk kembali dari pensiun demi membantu tim yang pernah dibelanya selama lima musim, dari 2015 hingga 2019. Meskipun belum berhasil meraih poin dalam empat balapan musim ini, Crutchlow menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Pada MotoGP Belanda di Assen, ia berhasil mencatatkan hasil kualifikasi yang lebih baik dibandingkan dengan pembalap debutan Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu.
Di Sprint Race, Crutchlow juga berhasil finis tepat di belakang pembalap wildcard Yamaha, Augusto Fernandez, meskipun ia kembali gagal meraih poin. MotoGP Jerman akan menjadi seri terakhir sebelum jeda musim panas, setelah itu kejuaraan akan dilanjutkan di MotoGP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, yang juga merupakan balapan di tanah kelahiran Crutchlow.
Perkembangan Johann Zarco
Jika Zarco belum dinyatakan fit setelah libur musim panas, ada kemungkinan Crutchlow akan kembali tampil di hadapan publiknya sendiri. Sementara itu, Zarco berbagi perkembangan kondisi melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa meskipun sudah bisa melakukan latihan ringan, ia masih perlu bersabar menunggu waktu yang tepat untuk menjalani operasi.
"Sudah satu bulan sekarang. Saya senang akhirnya bisa kembali berlatih. Saya tidak bisa memungkiri bahwa saya mulai merindukan tim, motor, dan dunia balap saya," tulis Zarco. Ia menambahkan, "Selama risiko infeksi masih ada, saya tidak bisa mengambil risiko menjalani operasi. Namun waktu ini tidak terbuang sia-sia. Latihan yang saya lakukan sebelum operasi akan sangat membantu proses pemulihan setelahnya. Jadi saya masih harus menunggu sedikit lebih lama. Sementara itu, kemampuan bermain gitar saya semakin berkembang dan saya juga menikmati waktu bersama keluarga."
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan pembalap berusia 36 tahun tersebut akan kembali ke lintasan. LCR Honda akan terus memantau perkembangan kondisi Zarco sebelum mengambil keputusan terkait seri-seri berikutnya.