Cal Crutchlow, yang menggantikan Johann Zarco, mengalami kekecewaan mendalam setelah gagal menyelesaikan balapan di MotoGP Inggris yang diadakan di Sirkuit Silverstone. Ia terpaksa menghentikan balapannya lebih awal akibat terjatuh saat berusaha mengejar Toprak Razgatlioglu.
Dalam balapan tersebut, Crutchlow berharap bisa menunjukkan performa yang baik dan kompetitif. Namun, kenyataannya tidak sesuai harapan, di mana ia terjatuh dua kali, baik di sesi sprint maupun di balapan utama. Ia merasa sangat menyesal atas kesalahan yang terjadi dan merasakan kekecewaan yang mendalam karena tidak mendapatkan poin.
Performa yang Tidak Memuaskan
"Terus terang, saya sangat kecewa. Ini bukan Grand Prix Inggris yang saya harapkan, baik bagi saya, tim, maupun para penonton yang hadir. Namun, saya sudah memberikan yang terbaik. Sepanjang akhir pekan itu, saya tampil kompetitif dan mencatatkan kecepatan terbaik saya di Silverstone," ungkap Crutchlow.
Ia melanjutkan, "Kemarin saya kurang beruntung saat balapan; saya sempat bersenggolan dengan pembalap lain lalu terjatuh. Hari ini, start saya buruk, tetapi saya berhasil menyalip tiga pembalap." Crutchlow menjelaskan bahwa ia ingin mengejar Toprak dan kelompok pembalap di depannya, karena merasa memiliki kecepatan yang cukup.
Kesalahan yang Menghambat
Crutchlow juga mengungkapkan, "Lalu, saya melakukan kesalahan saat mengerem. Penyebab kesalahan itu adalah karena selama lima lap sebelumnya, ada pembalap lain di depan saya yang menjadi acuan, sehingga saya mengerem lebih awal. Saat saya mengerem di titik normal untuk pertama kalinya, ban depan tidak mampu menahan beban tersebut, dan akhirnya saya terjatuh saat motor sedang melaju lurus." Ia menambahkan bahwa sebenarnya ia membutuhkan dua lap lagi untuk mendinginkan ban depan, menemukan ritme, dan kembali memacu motornya.