Logo
Raket

Cheam June Wei Raih Gelar Lin Dan Cup untuk Kelima Kalinya

Cheam June Wei kembali menegaskan dominasinya di Piala Lin Dan dengan meraih gelar kelima setelah mengalahkan Ren Cheng Ming di final yang berlangsung di Jin Cheng, China.

C
Citra Erwana
31 August 2026 31 pembaca
Cheam June Wei/[Foto:Lin Dan Cup]
Cheam June Wei/[Foto:Lin Dan Cup]

Cheam June Wei menunjukkan kemampuannya sebagai juara Piala Lin Dan dengan meraih gelar tunggal putra kelima di Jin Cheng, China pada hari Sabtu. Pemain asal Malaysia ini berhasil mengalahkan Ren Cheng Ming dari Tiongkok dengan skor 15-11, 15-6 dalam pertandingan final, menambah koleksi trofinya yang mengesankan dalam ajang yang dipromosikan oleh legenda bulu tangkis Tiongkok, Lin Dan.

Atas kemenangannya, Cheam June Wei mendapatkan hadiah sebesar 200.000 yuan (setara dengan RM119.700 atau sekitar 527 juta rupiah). Gelar ini merupakan yang kedua kalinya diraihnya tahun ini, setelah sebelumnya ia juga memenangkan babak di Chenzhou, di mana ia berhasil mengalahkan mantan pemain peringkat 11 dunia, Zhao Jun Peng, dengan skor 15-13, 9-15, 15-13 dalam final yang penuh drama. Pada pertandingan tersebut, June Wei sempat tertinggal 8-13 di game penentu, namun berhasil bangkit dengan mencetak tujuh poin berturut-turut untuk menyelesaikan comeback yang mengesankan.

Rekor yang Mengagumkan

Kemenangan terbaru ini menambah panjang daftar prestasi Cheam June Wei di Piala Lin Dan, setelah sebelumnya ia juga berhasil meraih gelar di Shenzhen pada tahun 2023, Macau pada tahun 2024, dan Jin Cheng tahun lalu. Dengan tambahan gelar di Chenzhou dan Jin Cheng musim ini, total lima kemenangan yang diraihnya menunjukkan konsistensi luar biasa di kompetisi ini, di mana ia meraih kesuksesan yang jauh lebih besar dibandingkan di sirkuit internasional.

Empat gelar sebelumnya telah memberinya total hadiah uang sebesar 1,1 juta yuan. Dengan kemenangan pada hari Sabtu ini, total penghasilan Cheam June Wei dari Piala Lin Dan kini mencapai 1,3 juta yuan (setara dengan RM778.000). Meskipun ia menghadapi kesulitan untuk mempertahankan performa yang sama di sirkuit Federasi Bulu Tangkis Dunia, prestasinya di Piala Lin Dan memberikan platform yang menguntungkan bagi kariernya sebagai pemain bulu tangkis independen.

Artikel Terkait