Logo
Raket

Chen Tang Jie Menyadari Pentingnya Fokus Setelah Kekalahan di China Open 2026

Chen Tang Jie mengakui bahwa kurangnya konsentrasi setelah jeda pertandingan menjadi faktor penentu kekalahannya bersama Clarissa San di China Open 2026. Mereka tersingkir dari babak 16 besar setelah...

E
Eko Prasetyo
24 July 2026 10 pembaca
Chen Tang Jie/[Foto:NST]
Chen Tang Jie/[Foto:NST]

Chen Tang Jie mengakui bahwa hilangnya fokus setelah jeda di tengah pertandingan berdampak negatif bagi dirinya dan pasangan penggantinya, Clarissa San, saat mereka tereliminasi dari ganda campuran di China Open yang berlangsung di Changzhou. Pertandingan yang berlangsung pada hari Kamis itu mempertemukan mereka dengan pasangan peringkat dua dunia, Jiang Zhen Bang dan Wei Ya Xin, di mana Tang Jie dan Clarissa kalah dengan skor 11-21, 21-14, 21-19 setelah bertanding selama 54 menit di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade.

Kekalahan ini juga menyusul hasil buruk yang dialami pasangan Malaysia lainnya, Goh Soon Huat dan Shevon Lai, yang sebelumnya juga tersingkir. Goh dan Shevon, yang baru berkompetisi di turnamen kedua mereka bersama, sementara pasangan tetap Chen Tang Jie, Toh Ee Wei, sedang menjalani rehabilitasi di Melbourne setelah menjalani operasi ligamen anterior cruciate (ACL) pada lutut kirinya, memberikan perlawanan yang ketat sebelum akhirnya kalah dari unggulan kedua asal Tiongkok.

Kekurangan Fokus Menjadi Penyebab Utama

“Kami sudah memberikan yang terbaik, tetapi setelah selisih 11 poin, kami tidak mampu fokus pada tiga tembakan pertama. Itulah sebabnya kami tidak memenangkan pertandingan,” ungkap Tang Jie. Ia menambahkan, “Kami bermain sangat baik dan memberikan yang terbaik, tetapi itu masih belum cukup karena hasilnya adalah kekalahan. Kami harus kembali dan mencoba lagi.”

Pujian untuk Rekan Setim

Clarissa San memberikan pujian kepada Chen Tang Jie atas bimbingannya selama turnamen. “Dia membimbing saya dengan sangat baik di lapangan dan setiap kali saya merasa down, dia membangkitkan semangat saya kembali. Masih banyak yang harus dilakukan, jadi saya berharap kita bisa menjadi lebih baik,” katanya. Clarissa menekankan pentingnya kerja keras untuk meningkatkan performa mereka di masa mendatang.

Sementara itu, pasangan independen Goh Soon Huat dan Shevon Lai Jemie juga mengalami kekalahan dengan skor 23-21, 21-15 dari pasangan peringkat 6 dunia, Guo Xin Wah dan Chen Fang Hui. Shevon mengungkapkan bahwa momen krusial terjadi setelah mereka kehilangan keunggulan awal 8-0 di game pertama. “Ketika mereka berhasil mengejar, kami mulai terburu-buru alih-alih tetap tenang. Kekalahan di pertandingan pertama sangat penting karena kami tahu kami membutuhkannya untuk memberi diri kami lebih banyak waktu,” jelasnya.

Goh Soon Huat juga mengakui bahwa pergerakannya menurun di game kedua, di mana pasangan Tiongkok berhasil mempertahankan tempo permainan dan memaksa mereka melakukan kesalahan. “Saya rasa pergerakan saya agak lambat di game kedua. Kami mencoba menyesuaikan kecepatan kok dan bermain dengan ritme dan kontrol yang lebih baik, tetapi mereka terus menggunakan kecepatan mereka untuk menekan kami, dan akhirnya kami melakukan terlalu banyak kesalahan,” tuturnya.

Artikel Terkait