Pemain bulu tangkis terkemuka dari Taiwan, Chou Tien Chen, berhasil mengalahkan atlet Prancis, Toma Junior Popov, dengan skor 21-15, 7-21, 21-13 dalam final tunggal putra China Open 2026 yang berlangsung akhir pekan lalu. Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian Super 1000, dan kemenangan ini menandai gelar pertamanya di musim ini. Dengan pencapaian ini, Chou menjadi juara tertua dalam ajang Super 1000.
Chou mengungkapkan bahwa pencapaiannya ini cukup mengejutkan. Ia tidak menduga bisa mencapai babak final, apalagi meraih gelar juara. Ia menyatakan rasa syukurnya karena masih dapat berkompetisi di usia yang kini ia jalani. Dalam pertandingan tersebut, Chou berhasil mengalahkan Popov, yang sembilan tahun lebih muda dan menduduki peringkat ke-16 dunia, menjadikannya sebagai pemain Taiwan pertama yang meraih kemenangan di China Open.
Refleksi Setelah Kemenangan
Ketika mengangkat trofi kejuaraan, Chou mengakui bahwa ia tidak pernah membayangkan bisa melangkah sejauh ini, terutama setelah mengalami kekalahan di babak pertama Japan Open pekan sebelumnya melawan Nhat Nguyen dari Irlandia. Chou Tien Chen menyatakan, "Ini luar biasa. Saya tidak pernah berpikir bisa mencapai final, apalagi memenangkan kejuaraan. Saya sangat bersyukur dan memberikan semua kemuliaan kepada Tuhan. Di usia saya, hanya bisa berdiri di lapangan dan berkompetisi saja sudah sangat sulit."
Kerja Keras dan Dukungan Tim
Chou juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada tim yang mendukungnya, khususnya kepada terapis fisik Kao Min-shan. Ia mengatakan, "Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang mendukung saya, terutama terapis fisik Kao Min-shan. Kami bekerja keras setiap hari bersama tim terapi fisik, ahli gizi, dan semua orang lainnya untuk mempersiapkan kompetisi. Kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan minggu lalu, jadi minggu ini kami mempelajari cara untuk meningkatkan performa, dan syukurlah kami berhasil."
Dalam hal mempertahankan performa terbaik, Chou Tien Chen percaya bahwa kunci terletak pada usaha yang konsisten setiap hari dan perhatian terhadap detail kecil yang dapat meningkatkan performa. Ia menekankan, "Ini tidak pernah mudah. Bahkan jika Anda kalah, Anda tetap harus kembali berlatih keesokan harinya. Mempertahankan pola pikir positif sangat penting."