Jakarta - Ciro Immobile telah mengumumkan keputusan untuk pensiun dari sepak bola. Striker berusia 36 tahun asal Italia ini terakhir kali bermain untuk Paris FC, di mana ia seharusnya masih terikat kontrak hingga Juni 2027. Namun, cedera yang dideritanya memaksanya untuk mengakhiri karier lebih awal. Selama bergabung dengan klub tersebut sejak Februari, Immobile berhasil mencetak dua gol dan memberikan dua assist dalam 13 pertandingan.
Pengumuman pensiun tersebut disampaikan Immobile di hadapan rekan-rekan setimnya pada hari Jumat, 14 Agustus 2026. Ia tidak dapat menahan air mata saat menyampaikan berita tersebut.
Karier Gemilang di Sepak Bola
Sepanjang karier profesionalnya, Immobile telah memperkuat 13 klub, termasuk nama-nama besar seperti Juventus, Torino, Borussia Dortmund, Sevilla, Lazio, Besiktas, dan Bologna. Ia berhasil mencetak 350 gol dalam 656 pertandingan yang dijalaninya.
Periode terbaik Immobile terjadi saat ia membela Lazio antara tahun 2016 hingga 2024. Di klub tersebut, ia mencatatkan 207 gol dan 55 assist dalam 340 penampilan, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub. Selama waktu tersebut, ia juga berhasil meraih satu Coppa Italia dan dua Piala Super Italia.
Pencapaian di Tim Nasional
Ketajaman Immobile di lapangan membuatnya empat kali dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Serie A, dengan satu gelar bersama Torino pada tahun 2014 dan tiga gelar bersama Lazio pada tahun 2018, 2020, dan 2022. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak Liga Europa pada tahun 2018, meraih sepatu emas Eropa pada tahun 2020, serta dinobatkan sebagai penyerang terbaik Serie A pada tahun 2020 dan 2022.
Di level internasional, Immobile mencetak 17 gol dalam 57 pertandingan yang dilakoni antara tahun 2014 hingga 2023. Prestasi terbaiknya adalah ketika ia berhasil meraih gelar juara Piala Eropa 2020, yang diadakan pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Dalam turnamen tersebut, ia menyumbangkan dua gol ke gawang Turki dan Swiss di fase grup.
Meskipun memiliki banyak prestasi, satu hal yang mungkin menjadi catatan dalam kariernya adalah ketidakberhasilannya meraih gelar Liga Italia. Ia juga gagal membawa tim nasional Italia lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022, meskipun sempat berpartisipasi di Piala Dunia 2014.