Roberto De Zerbi menunjukkan rasa herannya terhadap sorotan yang diterima Tottenham Hotspur terkait pengeluaran mereka di bursa transfer musim panas ini. Menurutnya, klub-klub besar lainnya juga melakukan belanja besar-besaran, sehingga tidak seharusnya Spurs menjadi sorotan utama.
Musim panas ini, Tottenham telah mengeluarkan lebih dari 300 juta Paun untuk mendatangkan sejumlah pemain. Di antara pemain yang bergabung adalah Jan Paul van Hecke, Mateus Fernandes, Sandro Tonalo, dan Savio. Selain itu, mereka juga berhasil merekrut Andy Robertson dan Marcos Senesi secara gratis. Belanja ini diperkirakan belum akan berakhir, karena Spurs dilaporkan masih dalam negosiasi dengan Manchester City untuk transfer Omar Marmoush.
Kesetaraan Finansial dengan Klub Besar
De Zerbi menilai bahwa belanja yang dilakukan Tottenham menunjukkan bahwa klubnya memiliki kekuatan finansial yang setara dengan tim-tim besar lainnya. Ia menegaskan bahwa meskipun Spurs jarang melakukan belanja besar, hal tersebut tidak berarti mereka tidak mampu melakukannya. "Kami tidak kalah dibandingkan klub-klub besar lainnya di Premier League, terutama di era saya saat ini. Kami bergerak sangat baik di bursa transfer, dan kenapa tidak?" ungkapnya.
Pentingnya Perubahan untuk Spurs
De Zerbi juga mengungkapkan kebingungannya mengapa Tottenham tidak dapat bersaing dengan klub-klub seperti Liverpool, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal. "Saya tak paham kenapa Tottenham tak bisa bersaing dengan Liverpool, Manchester City, Chelsea, Arsenal. Saya tak mengerti kenapa Tottenham tak boleh membelanjakan jumlah uang yang sama dengan Chelsea, Liverpool," tambahnya.
Setelah mengalami dua musim berturut-turut yang hampir berujung pada degradasi, Tottenham mungkin merasa perlu melakukan perubahan signifikan, dan hal ini menjadi salah satu faktor pendorong utama di balik aktivitas belanja mereka.