Perjalanan pasangan muda dari Pelatnas Cipayung, Devin Artha Wahyudi dan Ali Faathir Rayhan, terhenti di babak 16 besar turnamen Taiwan Open 2026 BWF World Tour Super 300. Mereka harus mengakui keunggulan pasangan Jepang, Hiroki Okamura dan Kyohei Yamashita, dalam pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 21-18, 16-21, dan 18-21, di Taipei Arena, Taiwan City pada Kamis malam, 30 Juli.
Dengan kekalahan ini, ganda putra Indonesia kini mengandalkan pasangan senior, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, untuk melanjutkan perjuangan di perempat final Taiwan Open 2026. Sementara itu, pasangan baru ganda putra Indonesia, Muhammad Rian Ardianto dan Daniel Edgar Marvino, juga tidak berhasil melanjutkan langkah mereka di turnamen ini setelah kalah dari wakil tuan rumah, Lee Jhe Huei dan Yang Po Hsuan.
Kekalahan Rian dan Daniel
Muhammad Rian Ardianto dan Daniel Edgar Marvino harus mengakui keunggulan Lee Jhe Huei dan Yang Po Hsuan dalam pertandingan yang berlangsung ketat, dengan skor 16-21 dan 23-25. Dengan demikian, harapan Indonesia semakin tipis di turnamen yang memiliki total hadiah USD 250.000 atau sekitar 4,2 miliar rupiah ini.
Kemenangan Pasangan Senior
Di sisi lain, pasangan Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin berhasil meraih kemenangan penting dengan melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan wakil Jepang, Haruki Kawabe dan Kenta Matsukawa. Menjadi unggulan kedelapan, mereka berhasil menundukkan lawan melalui pertandingan yang berlangsung ketat dengan skor 21-12, 14-21, dan 21-18. Pada babak delapan besar yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Juli, mereka akan menghadapi pasangan tuan rumah, Lin Chia Yen dan Lin Yong Sheng.
Sayangnya, harapan tunggal putra Pelatnas Cipayung, Muhamad Yusuf, juga pupus setelah kalah dari wakil Jepang, Yudai Okimoto, di babak 16 besar. Muhamad Yusuf tidak mampu menahan kekuatan unggulan keempat tersebut dan harus mengakui keunggulan Yudai dengan skor 17-21 dan 16-21.