Petinju asal Amerika Serikat, Devin Haney, kini tengah mencari lawan baru untuk pertahanan pertama gelar WBO kelas welter. Haney dilaporkan sedang dalam tahap negosiasi dengan Jack Catterall untuk pertarungan yang direncanakan berlangsung pada 3 Oktober. Tanggal tersebut awalnya ditetapkan untuk pertarungan wajib Haney melawan Keyshawn Davis, namun rencana itu batal setelah Davis memutuskan untuk mundur dari pertarungan meski sebelumnya telah ditetapkan sebagai penantang wajib.
Masalah muncul ketika Davis menolak tawaran sebesar 3 juta dolar AS. Pertarungan tersebut kemudian dibawa ke proses lelang, di mana Top Rank berhasil memenangkan hak promosi dengan penawaran sebesar 8,55 juta dolar AS. Dengan pembagian 75 persen untuk juara dan 25 persen untuk penantang, Davis seharusnya menerima sekitar 2,14 juta dolar AS. Namun, ia memilih untuk melepaskan status penantang wajib, sehingga Haney harus mencari lawan baru.
Peralihan Fokus ke Liam Paro
Setelah itu, Haney mengalihkan perhatiannya kepada Liam Paro, petinju asal Australia yang baru saja merebut gelar IBF kelas welter setelah mengalahkan Lewis Crocker pada bulan Juni. Namun, negosiasi dengan Paro juga tidak berhasil mencapai kesepakatan, karena tuntutan finansial yang dianggap terlalu tinggi menurut laporan jurnalis tinju Julius Julianis.
Peluang untuk Jack Catterall
Situasi ini membuka jalan bagi Jack Catterall untuk menjadi lawan berikutnya bagi Haney. Julianis melaporkan bahwa negosiasi antara Haney dan Catterall telah memasuki tahap lanjut untuk pertarungan memperebutkan gelar WBO. "Devin Haney dan Jack Catterall sedang menjalani negosiasi lanjutan untuk bertarung pada 3 Oktober memperebutkan gelar dunia WBO kelas welter milik Haney. Negosiasi dengan Liam Paro terhenti karena tuntutan finansial petinju Australia tersebut terlalu tinggi," ungkap Julianis.
Catterall datang dengan modal kemenangan signifikan atas Shakhram Giyasov pada bulan Mei lalu, di mana ia menang secara mutlak dan merebut sabuk WBA reguler kelas welter. Sementara itu, Haney belum bertanding sejak mengalahkan Brian Norman Jr pada bulan November tahun lalu, di mana ia sempat menjatuhkan Norman sebelum meraih kemenangan angka mutlak.
Jika kesepakatan tercapai, pertarungan antara Devin Haney dan Jack Catterall akan menjadi duel penting bagi kedua petinju. Haney memerlukan kemenangan untuk mempertahankan statusnya di kelas welter, sedangkan Catterall berpeluang untuk merebut gelar dunia dari salah satu petinju terbaik di Amerika Serikat.