Keputusan Ducati yang mengumumkan Pedro Acosta sebagai rekan setim Marc Marquez untuk MotoGP 2027 masih menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar dan pengamat balap. Carl Fogarty, seorang legenda WSBK, berpendapat bahwa Fabio Di Giannantonio lebih layak mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembalap Tim Pabrikan Ducati.
Ducati telah memastikan bahwa Acosta akan meninggalkan KTM untuk bergabung dengan tim pabrikan mereka, menjadikannya salah satu transfer terbesar di dunia balap. Meskipun demikian, langkah ini tidak sepenuhnya diterima dengan baik. Fogarty sebelumnya mengkritik keputusan Ducati dan menyatakan bahwa ada pembalap lain yang lebih berhak mendapatkan tempat tersebut.
Performa Di Giannantonio yang Mengesankan
Fogarty merujuk pada Di Giannantonio sebagai pembalap yang seharusnya mendapatkan perhatian lebih. Ia menilai bahwa performa Di Giannantonio sepanjang MotoGP 2026 menunjukkan bahwa ia layak untuk mendapatkan kesempatan dari Ducati. Di Giannantonio tampil menonjol terutama saat Marc Marquez absen karena cedera di awal musim, dan saat ini ia berada di posisi keempat klasemen, hanya tertinggal 48 poin dari Jorge Martin.
"Saya tidak mengatakan mereka seharusnya tidak merekrut Acosta. Saya tidak tahu. Saya hanya merasa Di Giannantonio sangat bagus, sangat cepat, dan sangat berbakat, tetapi dia sedikit diabaikan," ungkap Fogarty. Ia juga menambahkan, "Kalau melihat beberapa balapan terakhir, dia sebenarnya masih punya peluang memenangkan kejuaraan dunia musim ini. Dia mungkin merupakan pembalap Ducati tercepat untuk sebagian besar musim ini."
Pilihan Ducati dan Tantangan bagi Acosta
Fogarty percaya bahwa Di Giannantonio layak mendapatkan kesempatan di Tim Pabrikan. "Menurut saya, dia pantas mendapat kesempatan di Tim Pabrikan. Saya ingin melihatnya mendapatkan kesempatan itu," ujarnya. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa ada alasan di balik keputusan Ducati memilih Acosta, yang dianggap memiliki bakat luar biasa, meskipun masih perlu membuktikan kemampuannya dengan motor Ducati.
"Acosta, saya bisa memahami mengapa Ducati merekrutnya. Jelas dia sangat, sangat berbakat, tetapi Ducati adalah motor yang sedikit berbeda dibandingkan KTM," jelasnya.
Mulai musim depan, Di Giannantonio justru akan bergabung dengan KTM dan mendapatkan kesempatan untuk menjadi pembalap Tim Pabrikan untuk pertama kalinya, berduet dengan Alex Marquez. Di sisi lain, Acosta akan menghadapi tantangan besar sebagai rekan setim Marc Marquez di Ducati, dan performa keduanya di musim 2027 diprediksi akan menjadi salah satu duel yang paling dinantikan.