Logo
Berita Olahraga

Di Giannantonio Utamakan Target Pribadi, Tak Akan Bantu Marquez

Fabio Di Giannantonio menegaskan bahwa ia tidak akan mengalihkan fokusnya untuk membantu Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026, melainkan akan berusaha maksimal untuk mencapai tar...

S
Surya Kirana
30 October 2026 5 pembaca
Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez. Foto: REUTERS/Omar Havana
Fabio Di Giannantonio dan Marc Marquez. Foto: REUTERS/Omar Havana

Fabio Di Giannantonio menegaskan komitmennya untuk tidak mengalihkan perhatian dari tujuannya sendiri meskipun ada kemungkinan untuk membantu Marc Marquez dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2026. Pebalap dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team ini memilih untuk fokus pada pencapaian pribadinya di sisa musim yang ada.

Pernyataan tersebut diungkapkan Di Giannantonio menjelang balapan MotoGP Malaysia 2026 yang akan berlangsung di Sirkuit Sepang. Ia ditanya mengenai kesediaannya untuk membantu Marquez jika Ducati memintanya demi meningkatkan peluang pebalap asal Spanyol itu untuk meraih gelar juara. "Saya fokus pada kejuaraan saya sendiri. Saya ingin berusaha mendapatkan hasil maksimal dari musim ini," ungkap Di Giannantonio.

Fokus pada Pencapaian Pribadi

Di Giannantonio saat ini berada di posisi keenam dalam klasemen MotoGP 2026, menjadikannya sebagai pebalap Ducati terbaik kedua setelah Marquez. Target terdekatnya adalah menembus posisi keempat, meskipun ia juga mengakui bahwa mengejar posisi ketiga akan menjadi tantangan berat karena harus bersaing dengan Marco Bezzecchi. "Target langsung kami saat ini adalah finis keempat, meskipun kita tidak pernah tahu apakah bisa mencapai posisi ketiga. Saya tahu itu akan sangat sulit karena mengalahkan Bezzecchi dalam balapan-balapan mendatang akan menjadi tantangan yang sangat berat," jelasnya.

Di Giannantonio menambahkan, "Namun, kami terus berjuang untuk itu. Fokus utama kami adalah mendapatkan hasil maksimal di setiap sirkuit agar bisa meraih hasil terbaik pada akhir musim."

Pandangan Mengenai Sirkuit Sepang

Di Giannantonio juga memberikan pandangannya mengenai karakteristik Sirkuit Sepang. Ia menilai bahwa trek di Malaysia ini merupakan salah satu sirkuit yang menuntut kemampuan fisik pebalap. "Ini sirkuit yang sangat lengkap. Kami datang ke sini setiap tahun untuk melakukan tes karena banyak hal yang bisa dicoba. Treknya indah, tetapi juga menuntut banyak hal," ujarnya.

Ia mengakui bahwa balapan di Sepang tidaklah mudah, terutama karena suhu panas dan karakter lintasan yang menguras tenaga. Di Giannantonio berharap dapat mengulangi performa baik yang ia tunjukkan saat tes pramusim. "Saya berharap bisa kembali mendapatkan feeling seperti saat tes karena ketika itu saya sangat cepat. Semoga balapan pada Minggu bisa berlangsung dalam kondisi normal," harapnya.

Di Giannantonio juga menolak anggapan bahwa Sirkuit Sepang menguntungkan Ducati secara khusus. Ia berpendapat bahwa persaingan antara Ducati dan Aprilia di musim ini sudah sangat ketat, sehingga tidak ada trek yang dapat dikategorikan sebagai milik salah satu pabrikan. "Kita sudah memasuki seri ke-19 musim ini. Saya rasa sekarang sudah jelas bahwa tidak ada sirkuit khusus Ducati ataupun sirkuit khusus Aprilia. Kedua pabrikan dan para pebalapnya melakukan pekerjaan yang luar biasa," tuturnya.

Ia menekankan, "Setiap kali salah satu mengalahkan yang lain, itu berarti tim, pebalap, dan motornya tampil lebih baik daripada para pesaing. Jadi, kita sebaiknya berhenti membicarakan sirkuit Ducati atau sirkuit Aprilia."

Artikel Terkait