Logo
Olahraga Lain

Diego Pacheco Raih Kemenangan KO, Dekat dengan Gelar Dunia

Diego Pacheco berhasil mengalahkan Immanuwel Aleem dengan technical knockout pada ronde ke-11 dalam pertarungan yang berlangsung di California, Sabtu lalu. Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi...

D
Dhearatika Jaya
21 July 2026 18 pembaca
Diego Pacheco vs Immanuwel Aleem
Diego Pacheco vs Immanuwel Aleem

Diego Pacheco menunjukkan performa yang mengesankan dengan menghentikan Immanuwel Aleem melalui technical knockout pada ronde ke-11 dalam pertarungan yang diadakan di Dignity Health Sports Park, Carson, California, pada hari Sabtu waktu setempat. Kemenangan ini menjadi momen signifikan bagi Pacheco, setelah tiga pertarungan sebelumnya berakhir dengan keputusan juri.

Petinju berusia 25 tahun ini memilih untuk bertanding dalam laga non-gelar guna mengembalikan kepercayaan diri sekaligus membuktikan bahwa ia masih layak dianggap sebagai salah satu prospek terbaik di kelas menengah super. Sejak ronde pertama, Pacheco langsung mengambil alih inisiatif menyerang. Dengan keunggulan jangkauan dan ketepatan pukulan, ia terus menekan Aleem melalui kombinasi jab dan serangan ke tubuh yang secara perlahan menguras stamina lawannya.

Penampilan Dominan Pacheco

Di bawah bimbingan pelatih baru, Buddy McGirt, penampilan Pacheco tampak lebih agresif dan efisien dibandingkan dengan beberapa pertarungan sebelumnya. Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Pacheco yang jelas, dengan 145 power punch berhasil mendarat dari 288 percobaan, yang berarti sekitar 50 persen. Selain itu, jab yang dilancarkannya juga sangat efektif, dengan 123 pukulan tepat sasaran dari total 314 percobaan.

"Semua orang tahu saya adalah petinju yang selalu mengejar kemenangan knockout. Tiga laga terakhir yang harus ditentukan oleh juri membuat saya kurang puas. Karena itu saya datang dengan tekad untuk benar-benar menghentikan lawan," ungkap Pacheco usai pertarungan.

Aleem Tahan Serangan Hingga Akhir

Meskipun Aleem menunjukkan daya tahan yang luar biasa dan mampu bertahan hingga ronde-ronde akhir meski terkena beberapa uppercut serta kombinasi keras ke kepala dan tubuh, tekanan yang terus menerus dari Pacheco akhirnya membuat pertahanannya runtuh pada ronde ke-11. Serangkaian pukulan tanpa balas menjatuhkan Aleem ke kanvas. Meskipun wasit Ray Corona memberikan kesempatan untuk melanjutkan pertarungan, hujan pukulan berikutnya memaksanya untuk menghentikan pertandingan demi keselamatan Aleem.

Kemenangan ini membuat rekor Diego Pacheco kini menjadi 26 kemenangan tanpa kekalahan, dengan 19 di antaranya diraih melalui knockout. Hasil ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu penantang teratas di kelas menengah super.

Promotor dari Matchroom Boxing, Eddie Hearn, menyatakan bahwa target selanjutnya adalah membawa Pacheco untuk bertanding memperebutkan gelar juara dunia. Ia bahkan membuka kemungkinan untuk duel melawan Jaime Munguia jika petinju asal Meksiko itu berhasil mempertahankan atau merebut sabuk juara WBA. "Diego sudah siap menghadapi nama besar. Jika kesempatan melawan Jaime Munguia terbuka, kami akan mengambilnya. Target kami adalah pertarungan gelar dunia dalam waktu dekat," kata Hearn.

Dengan usia yang masih muda, teknik yang terus berkembang, serta pengalaman menghadapi lawan-lawan berkualitas, Diego Pacheco kini dianggap sebagai salah satu kandidat kuat untuk meneruskan dominasi di kelas menengah super, yang selama ini dihuni oleh nama-nama besar seperti Saul Canelo Alvarez dan David Benavidez.

Artikel Terkait