Logo
Berita Olahraga

Diplomasi Pemuda dan Olahraga Indonesia Makin Kuat melalui MoU dengan Singapura

Pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam bidang kepemudaan dan keolahragaan melalui kesepakatan dengan Singapura, termasuk dalam Nota Kesepahaman yang baru...

E
Elvira Adhitama
07 July 2026 32 pembaca
Pada Senin (6/7), Presiden Prabowo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyepakati 26 capaian konkret dalam Leaders Retreat Indonesia–Singapura yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta.(foto:dok/BPMI)
Pada Senin (6/7), Presiden Prabowo dan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong menyepakati 26 capaian konkret dalam Leaders Retreat Indonesia–Singapura yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta.(foto:dok/BPMI)

Jakarta: Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah Indonesia menunjukkan perhatian yang besar terhadap sektor kepemudaan dan keolahragaan. Salah satu bentuk perhatian tersebut terlihat dalam kerja sama dengan negara-negara sahabat, terutama melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang terjalin dengan Singapura.

Pada hari Senin, 6 Juli, Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, mencapai kesepakatan mengenai 26 capaian konkret dalam acara Leaders’ Retreat Indonesia–Singapura yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta. Kesepakatan tersebut terdiri dari 18 kerja sama antarpemerintah dan 8 kerja sama antarpelaku usaha yang meliputi berbagai sektor strategis. Kerja sama di bidang kepemudaan dan keolahragaan termasuk dalam salah satu dari 18 kesepakatan tersebut.

Pentingnya Kerja Sama Strategis

Presiden Prabowo menyatakan, “Kemitraan yang kuat dibangun atas dasar kepercayaan, tidak hanya antara pemerintah tetapi juga di antara rakyat kedua negara. Karena itu, konektivitas, pariwisata, pendidikan, dan kerja sama antara pemuda menjadi sangat penting.” Ia menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan baik dan memperkuat kolaborasi strategis dengan Singapura, terutama menjelang peringatan 60 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sebelumnya, dalam rangka Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports (SEAMMYS) 2026 yang diadakan di Sanur, Bali, Indonesia dan Singapura resmi memperkuat pilar diplomasi pemuda melalui penandatanganan MoU baru di bidang kepemudaan dan keolahragaan. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth, David Neo.

Tujuan dan Harapan dari MoU

MoU ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama antara kedua negara dalam meningkatkan ketahanan dan daya saing generasi muda. Menpora Erick menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas kerja sama Indonesia. “Kerja sama ini adalah wujud nyata youth diplomacy Indonesia untuk memastikan pemuda Indonesia menjadi pemuda yang gigih di kancah global. Melalui kerja sama dengan Singapura, kita ingin mencetak pemimpin masa depan yang adaptif terhadap teknologi serta memiliki jiwa empati dengan pengabdian sosial yang tinggi,” jelas Menpora.

Dalam kerangka MoU tersebut, kedua negara berkomitmen untuk memperluas kolaborasi dalam pemberdayaan pemuda, kewirausahaan, kepemimpinan, serta aksi kesukarelawanan melalui sinergi antarorganisasi kepemudaan. Kerja sama ini juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem digital yang aman untuk mendukung inovasi di kalangan pemuda.

Selain fokus pada kepemudaan, MoU ini juga mencakup akselerasi prestasi olahraga melalui integrasi ilmu olahraga dan teknologi. “Melalui penguatan youth diplomacy ini, diharapkan tercipta people-to-people connectivity yang lebih erat untuk mencetak generasi pemimpin serta atlet unggulan yang berdigdaya di panggung dunia,” tegas Menpora Erick.

Tidak ada tag untuk artikel ini

Artikel Terkait