Jakarta - Kontingen DKI Jakarta kembali menunjukkan kekuatannya di ajang catur nasional. Dengan mengumpulkan total 17 medali yang terdiri dari enam emas, empat perak, dan tujuh perunggu, Jakarta berhasil mempertahankan gelar juara umum pada Kejurnas Catur 2026 yang diselenggarakan di Serang, Banten. Keberhasilan ini juga menegaskan konsistensi prestasi Jakarta di tingkat nasional, setelah sebelumnya meraih gelar yang sama pada Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat.
Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, memberikan apresiasi kepada semua atlet, pelatih, ofisial, dan keluarga besar Percasi DKI Jakarta atas kerja keras yang telah dilakukan dalam mempersiapkan diri hingga mencapai hasil yang memuaskan. "Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga besar Percasi DKI Jakarta atas perjuangan dan kerja kerasnya sehingga Jakarta berhasil kembali menjadi juara umum Kejurnas Catur ke-51 Tahun 2026 di Banten," ungkap Kenneth.
Pentingnya Persiapan dan Kerja Sama Tim
Pria yang akrab disapa Bang Kent ini menekankan bahwa pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang matang, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet. Ia bersyukur karena target yang ditetapkan sebelum keberangkatan ke Serang dapat tercapai. "Target yang kami canangkan sebelum keberangkatan ke Serang dapat tercapai. Raihan enam medali emas, empat medali perak, dan tujuh medali perunggu dengan total 17 medali merupakan hasil dari persiapan yang matang, disiplin, kerja sama tim, serta semangat juang para atlet yang luar biasa," jelasnya.
Kent menegaskan bahwa keberhasilan mempertahankan gelar juara umum bukan hanya soal jumlah medali, tetapi juga menunjukkan pentingnya pembinaan atlet secara berkelanjutan. Ia merasa bangga karena para pecatur dari berbagai kelompok usia mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat nasional. Ia juga memberikan penghargaan kepada para pelatih dan ofisial yang mendampingi atlet dari masa persiapan hingga pertandingan.
Dari Jakarta untuk Generasi Muda
Kent mendedikasikan trofi juara umum Kejurnas Catur 2026 kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dan seluruh masyarakat Jakarta yang telah memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, khususnya catur. Ia juga mempersembahkan pencapaian ini kepada generasi muda Indonesia agar terus bersemangat mengejar prestasi. "Trofi juara umum ini saya dedikasikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Bapak Dr. Ir. Pramono Anung Wibowo, MM dan seluruh masyarakat Jakarta yang selalu memberikan dukungan kepada dunia olahraga, khususnya olahraga catur," tuturnya.
Meski telah berhasil mempertahankan gelar juara, Kent mengingatkan agar seluruh jajaran Percasi DKI Jakarta tidak cepat berpuas diri. Ia menekankan bahwa pencapaian di Kejurnas Catur 2026 harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan mempersiapkan atlet menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional. "Ke depan, kami tidak ingin berpuas diri. Keberhasilan ini harus terus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas kesempatan bagi pecatur muda, serta mempersiapkan atlet agar mampu meraih prestasi yang lebih tinggi," tegasnya.
Kent juga menyoroti Kejurnas Catur 2027 yang direncanakan berlangsung di Jakarta bertepatan dengan peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Ia menyatakan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan dan menunjukkan kesiapan Jakarta dalam menyelenggarakan kejuaraan catur nasional. "Ini menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi kami untuk membuktikan bahwa Jakarta tidak hanya mampu menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga terus melahirkan atlet-atlet catur berprestasi," ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan Percasi DKI Jakarta dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi kebanggaan masyarakat serta memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi. "Semoga prestasi ini menjadi kebanggaan bersama dan menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berprestasi. Jakarta juara, catur Indonesia semakin berjaya," tutupnya.
Salah satu atlet yang menyumbangkan medali emas, WCM Hillary Rooca Theng, juga menyatakan rasa syukurnya karena berhasil membantu Jakarta mempertahankan gelar juara umum. Ia menjelaskan bahwa persiapan yang matang bersama pelatih Kristianus Liem menjadi faktor penting dalam pencapaian tersebut. "Saya persiapan bersama pelatih saya Kristianus Liem. Saya sudah berlatih keras selama ini. Lawan-lawan yang sulit, terutama dari Jawa Timur. Terima kasih atas dukungannya dari Pak Kenneth, semua fasilitas yang diberikan sangat bagus," ujar Hillary.
Ketua Kontingen Atlet Percasi DKI Jakarta di Kejurnas Catur 2026, Upi Darmayana Tamin, menilai persaingan tahun ini lebih ketat karena kejuaraan berlangsung di Pulau Jawa dengan jumlah peserta yang banyak. "Persaingan Kejurnas 2026 ini sangat sengit karena berlangsung di Pulau Jawa, jadi pesertanya sangat banyak," kata Upi.
Pada Kejurnas Catur Tahun 2026, Jakarta tampil dominan dengan mengoleksi enam medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu, yang mengantarkan Percasi DKI Jakarta ke posisi puncak klasemen akhir, unggul atas tuan rumah Banten yang berada di peringkat kedua dengan tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Sementara itu, Daerah Istimewa Yogyakarta menempati posisi ketiga dengan tiga emas dan satu perunggu.
Enam medali emas DKI Jakarta dipersembahkan oleh IM Satria Duta Cahaya di Kategori Open, FM Syarif Mahmud di Kategori Veteran, NM Claudio Lasama di Kategori U-19 Putra, Steven Tan di Kategori U-17 Putra, WCM Hillary Rooca Theng di Kategori U-11 Putri, serta Evelyn Tria Lienora di Kategori U-9 Putri. Empat medali perak disumbangkan oleh GM Novendra Priasmoro di Kategori Open, WCM Theodora Paulina Walukow di Kategori Senior Putri, Dominicus Winston Lin di Kategori U-15 Putra, dan Haidar Manaf Abrisam di Kategori U-7 Putra. Sementara itu, tujuh medali perunggu diraih oleh IM Gilbert Elroy Tarigan di Kategori Open, WGM Laysa Latifah di Kategori Senior Putri, Clementia Adeline di Kategori U-19 Putri, PM Uriel Noah Oloan Sidabutar di Kategori U-17 Putra, Safin Aldebaran Amir di Kategori U-13 Putra, Kyle Darrel Gunawan di Kategori U-11 Putra, serta Kaiden Kamsari di Kategori U-9 Putra.
Pada Kejurnas Catur ke-51 ini, Percasi DKI Jakarta mengirimkan 47 atlet untuk berlaga di berbagai kategori, mulai dari kelompok usia U-7 hingga veteran. Persaingan berlangsung sangat ketat dengan keikutsertaan hampir 1.000 pecatur dari berbagai daerah di Indonesia.