Dmitry Bivol, petinju asal Rusia, dikabarkan belum menerima penawaran untuk melaksanakan pertarungan trilogi melawan Artur Beterbiev. Meskipun tawaran yang diajukan dilaporkan mencapai dua kali lipat dari nilai kontrak pertarungan sebelumnya, hingga kini duel tersebut belum terwujud.
Kedua petinju ini telah bertemu dua kali dalam kompetisi kelas berat ringan. Pertemuan pertama terjadi pada Oktober 2024, di mana Beterbiev berhasil meraih kemenangan melalui keputusan mayoritas juri, sekaligus merebut gelar juara dunia tak terbantahkan dan mempertahankan rekor tak terkalahkannya. Namun, empat bulan kemudian, Bivol membalas dengan kemenangan mayoritas angka dalam laga ulang, menjadikannya sebagai petinju pertama yang mengalahkan Beterbiev di level profesional dan merebut seluruh sabuk juara dunia kelas berat ringan.
Pernyataan Presiden International Boxing Association
Presiden International Boxing Association, Umar Kremlev, mengungkapkan bahwa mereka telah memberikan tawaran finansial yang sangat menarik kepada Bivol agar trilogi ini dapat segera dilaksanakan. "Saya sangat kecewa karena semua orang menunggu pertarungan ini. Saya tidak tahu mengapa Bivol dan timnya belum menerima tawaran tersebut, tetapi saya akan terus berusaha agar laga ini bisa terlaksana," ungkap Kremlev.
Kremlev menegaskan bahwa pihak Beterbiev telah menyatakan kesiapan untuk kembali bertanding. "Tawaran yang kami berikan kepada Bivol jauh lebih besar dibanding dua pertarungan sebelumnya. Nilainya dua kali lipat dari bayaran yang pernah ia terima. Bahkan Beterbiev bersedia bertarung tanpa bayaran demi mewujudkan trilogi ini," jelasnya.
Situasi Bivol dan Peluang Pertarungan Selanjutnya
Menurut Kremlev, Bivol sebenarnya tidak menolak untuk bertarung, tetapi keputusan akhir ada di tangan tim manajemennya yang sedang mempertimbangkan berbagai pilihan lain. "Sejauh yang saya lihat, Bivol siap bertarung. Namun timnya masih berpikir dan tampaknya sedang mencari opsi lain di pasar. Saya berharap kedua belah pihak bisa menemukan titik temu karena dunia tinju menantikan pertarungan ini," tambahnya.
Kremlev juga menekankan bahwa Beterbiev layak mendapatkan kesempatan untuk menjalani laga penentuan, mengingat ia telah memberikan kesempatan rematch kepada Bivol setelah pertarungan pertama. Meski trilogi ini masih belum jelas, laporan terbaru menunjukkan bahwa Callum Smith berpeluang menjadi lawan berikutnya bagi Dmitry Bivol setelah pulih dari cedera siku. Jika rencana ini terlaksana, duel ketiga melawan Artur Beterbiev kemungkinan baru dapat dilaksanakan pada pertengahan 2027.