Logo
Moto GP

Dovizioso Berikan Peringatan kepada Bagnaia untuk Jaga Motivasi di Ducati

Francesco Bagnaia yang akan bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027 diingatkan oleh Andrea Dovizioso agar tetap termotivasi untuk menutup kariernya di Ducati dengan baik.

D
Dyah Entenopo
19 July 2026 16 pembaca
Francesco Bagnaia
Francesco Bagnaia

Masa depan Francesco Bagnaia yang direncanakan bergabung dengan tim Aprilia pada MotoGP 2027 terus menjadi perhatian. Andrea Dovizioso menekankan pentingnya Bagnaia untuk tidak kehilangan motivasi demi menyelesaikan kariernya di Ducati dengan hasil yang optimal.

Keputusan Ducati untuk melepaskan Francesco Bagnaia di akhir musim MotoGP 2026 masih menjadi topik hangat di paddock. Pebalap asal Italia ini dipastikan akan berpindah ke tim pabrikan Aprilia mulai musim depan, sementara kursi yang ditinggalkannya akan diisi oleh Pedro Acosta yang direkrut dari KTM. Kepindahan ini menandai akhir dari perjalanan panjang Bagnaia bersama Ducati, tim yang membawanya meraih dua gelar juara dunia MotoGP. Di Aprilia, ia akan berkolaborasi dengan sahabatnya, Marco Bezzecchi, yang juga merupakan rekan dari VR46 Academy.

Penurunan Motivasi Bagnaia

Meski demikian, Dovizioso, yang merupakan mantan pebalap Ducati, mengamati bahwa performa Bagnaia di musim ini menunjukkan adanya penurunan motivasi. Ia berpendapat bahwa hal ini berdampak pada kemampuan Bagnaia untuk bersaing dengan rekan-rekan setimnya.

Dalam sebuah diskusi di kanal YouTube miliknya bersama jurnalis MotoGP Cosimo Curatola dan Giovanni Zamagni, Dovizioso sepakat dengan pendapat Curatola yang menyatakan bahwa Bagnaia sudah tidak sabar untuk meninggalkan Ducati. "Benar, saya setuju dengan itu," ungkap Dovizioso.

Namun, Dovizioso menegaskan bahwa masalah yang dihadapi Bagnaia bukan karena ia mengurangi usaha di lintasan. "Dia terlihat tenang. Ini bukan soal dia sengaja tidak memaksimalkan diri atau menahan kemampuan. Yang perlu dijelaskan adalah kondisi yang sedang dia rasakan," jelas Dovizioso.

Mencari Kembali Motivasi

Menurut Dovizioso, motivasi Bagnaia saat ini tidak sekuat saat ia fokus membangun masa depan bersama Ducati. "Motivasinya memang berkurang. Untuk mendapatkan hasil tertentu, harus ada dorongan dari dalam diri yang membuatnya mau berjuang lebih keras. Seorang pebalap harus benar-benar percaya dengan itu. Menurut saya, hal tersebut yang sedang kurang dimiliki saat ini," tambah Dovizioso.

Musim 2026 memang tidak berjalan mulus bagi Bagnaia. Ia beberapa kali mengeluhkan karakter motor Ducati Desmosedici dan juga sempat mendapat kritik dari manajemen Ducati yang menilai komentarnya terhadap motor terlalu berlebihan. Di sisi lain, Marc Marquez mampu tampil konsisten dan bersaing di papan atas dengan motor yang sama.

Hingga pertengahan musim, Bagnaia masih terjebak di posisi kedelapan klasemen sementara MotoGP 2026, tertinggal 47 poin dari Marc Marquez, meskipun pebalap Spanyol tersebut sempat absen dalam dua seri akibat cedera. Dengan separuh musim yang tersisa, Francesco Bagnaia masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisinya. Namun, jika ingin mengakhiri masa baktinya di Ducati dengan baik sebelum menghadapi tantangan baru di Aprilia, ia perlu menemukan kembali motivasi yang membawanya menjadi juara dunia.

Artikel Terkait