Logo
Berita Olahraga

Drama Menjelang Balapan WEC 2026 di Fuji

Seri 6 Hours of Fuji dalam FIA World Endurance Championship 2026 diwarnai dengan isu serius yang mengancam keberlangsungan balapan. Meskipun demikian, pihak terkait telah memberikan klarifikasi sebelu...

D
Dyah Entenopo
25 September 2026 30 pembaca
Sean Gelael beraksi di 6 Hours of Fuji akhir pekan ini. (Foto: dok.Team WRT 32)
Sean Gelael beraksi di 6 Hours of Fuji akhir pekan ini. (Foto: dok.Team WRT 32)

Oyama - FIA World Endurance Championship 2026 akan berlangsung di seri 6 Hours of Fuji pada akhir pekan ini. Namun, sebelum balapan dimulai, terjadi drama yang membuat perhatian publik tertuju. Tahun lalu, balapan di Sirkuit Fuji menjadi momen spesial karena menandai balapan ke-100 WEC sejak kejuaraan ini diakui sebagai kejuaraan dunia pada tahun 2012. Sayangnya, tahun ini muncul kabar kurang baik mengenai masa depan WEC.

Kabar yang berasal dari pemberitaan media Jerman sempat membuat heboh, mengindikasikan adanya ketegangan antara FIA dan promotor balapan ketahanan, ACO (Automobile Club de l'Ouest). Ketegangan ini berpotensi mengancam kelangsungan FIA WEC. Jika ACO memutuskan untuk mundur, WEC bisa kehilangan salah satu balapan paling bergengsi, yaitu 24 Hours of Le Mans, yang akan merugikan reputasi balapan tersebut, mengingat sebelumnya mereka tidak memiliki status kejuaraan dunia sebelum tahun 2012.

Klarifikasi dari FIA dan ACO

Namun, sebelum dimulainya balapan 6 Hours of Fuji, FIA dan ACO memberikan klarifikasi mengenai isu tersebut. Mereka menegaskan bahwa kontrak kerja sama untuk tahun 2027 masih berlaku dan saat ini sedang dalam tahap diskusi untuk kelanjutannya. "Diskusi yang kami lakukan sangat progresif dan konstruktif dalam semangat menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi WEC," ungkap pernyataan resmi dari ACO.

Performa Tim WRT di Fuji

Di sisi lain, perhatian juga tertuju pada Sean Gelael, Augusto Farfus, dan Darren Leung dari Team WRT #32, yang berusaha memberikan penampilan terbaik di kelas LMGT3. Mereka berupaya terhindar dari masalah yang mengganggu performa mereka. Penampilan mereka pada putaran sebelumnya di COTA, Amerika Serikat, sebenarnya menjanjikan, namun terpaksa terhenti akibat kerusakan teknis pada mobil BMW M4. Kerusakan tersebut terkonfirmasi berasal dari sensor pemantau RPM, yang mengakibatkan hilangnya peluang untuk meraih poin.

Balapan di Fuji seharusnya menjadi awal dari tiga putaran terakhir WEC 2026 di Asia, namun kini menjadi penutup di Benua Kuning. Dua putaran terakhir akan digelar di Barcelona, Spanyol, dan Monza, Italia, sebagai pengganti Qatar dan Bahrain. Balapan 6 Hours of Fuji akan disiarkan secara langsung melalui livestreaming di www.gelaelized.com pada hari Minggu (27/9), mulai pukul 09.00 WIB.

Artikel Terkait