Logo
Moto GP

Ducati Berkomitmen Membantu Francesco Bagnaia Kembali ke Performa Terbaik

Ducati menegaskan komitmennya untuk mendukung Francesco Bagnaia setelah hasil buruk di MotoGP Aragon 2026. General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna, menyatakan akan terus berusaha membantu pembalap Ita...

E
Eko Prasetyo
03 September 2026 29 pembaca
Gigi Dall'Igna dan Francesco Bagnaia
Gigi Dall'Igna dan Francesco Bagnaia

Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang mengecewakan di MotoGP Aragon 2026. Dalam situasi sulit ini, General Manager Ducati, Luigi Dall’Igna, menegaskan bahwa timnya tetap berkomitmen untuk membantu Bagnaia dalam menemukan kembali performa terbaiknya.

Setelah balapan di Aragon, performa Francesco Bagnaia kembali menjadi sorotan. Berbeda dengan Marc Marquez yang berhasil meraih kemenangan dalam Sprint dan balapan utama, Bagnaia justru menyelesaikan akhir pekan dengan hasil yang tidak memuaskan. Ia hanya mampu finis di posisi ke-11 dalam Sprint dan gagal menyelesaikan balapan utama akibat kecelakaan, sehingga pulang tanpa tambahan poin.

Kondisi Sulit yang Dihadapi Bagnaia

Hasil tersebut memperpanjang periode sulit yang dialami Bagnaia bersama Ducati. Setelah sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan meraih empat podium berturut-turut di Barcelona, Mugello, Hungaria, dan Ceko, pembalap asal Italia ini kembali mengalami tiga kali gagal finis dalam beberapa balapan terakhir. Bagnaia bahkan mengakui bahwa ia sedang berada di salah satu titik terendah dalam kariernya, menggambarkan situasi yang dialaminya dengan Ducati sebagai sesuatu yang memalukan dan sangat mengecewakan.

Dukungan dari Ducati Menjelang Perpisahan

Namun, Ducati tidak ingin membiarkan Bagnaia menghadapi situasi ini sendirian. Dall’Igna menegaskan bahwa mereka akan terus berusaha membantu juara dunia MotoGP dua kali tersebut untuk menemukan kembali performanya. “Untuk Pecco, saya tahu saya terdengar berulang-ulang, tetapi inilah satu-satunya hal yang bisa saya katakan dengan jujur dan serius. Kami harus terus bekerja dan berkomitmen bersama untuk memperbaiki situasi ini serta mengembalikannya ke performa yang memang layak dia dapatkan, demi kepentingan kami dan juga dirinya,” ungkap Dall’Igna melalui LinkedIn.

Pernyataan ini menjadi sangat penting mengingat Bagnaia akan meninggalkan Ducati pada akhir musim 2026. Ia telah mencapai kesepakatan untuk bergabung dengan Aprilia mulai MotoGP 2027, sementara posisinya di Ducati akan diisi oleh Pedro Acosta. Sebelumnya, Bagnaia merupakan salah satu pembalap kunci dalam kebangkitan Ducati, meraih gelar MotoGP pada 2022 dan 2023, serta terlibat dalam persaingan juara selama empat musim berturut-turut dari 2021 hingga 2024.

Saat ini, Ducati masih berharap dapat melihat Bagnaia kembali ke performa terbaiknya sebelum perpisahan mereka benar-benar terjadi. Bagi Dall’Igna, membantu Bagnaia bukan hanya sekadar menjaga hubungan baik, tetapi juga merupakan kepentingan kedua belah pihak setelah menjalin kerja sama yang panjang.

Artikel Terkait