Masa depan Ducati tengah menjadi sorotan setelah Volkswagen mengalami tekanan finansial yang signifikan, menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan penjualan perusahaan asal Italia tersebut. Di tengah situasi ini, sejumlah tokoh politik di Italia berupaya untuk memastikan bahwa Ducati, sebagai simbol industri nasional, akan tetap terlindungi.
Ducati, yang berbasis di Borgo Panigale, kini menghadapi tantangan serius setelah laporan mengenai kondisi keuangan Volkswagen, yang berpotensi berdampak pada keberlangsungan perusahaan. Volkswagen, sebagai induk dari Ducati, sedang dalam proses penghematan yang mencakup pengurangan tenaga kerja dan penutupan beberapa fasilitas produksinya.
Spekulasi mengenai kemungkinan penjualan Ducati muncul sebagai solusi untuk membantu Volkswagen mengatasi masalah keuangannya. Meskipun belum ada kepastian mengenai seberapa serius opsi ini dipertimbangkan, kabar tersebut cukup mengkhawatirkan, terutama mengingat komitmen Ducati untuk melanjutkan proyek MotoGP hingga tahun 2031.
Politisi Italia Berkomitmen Melindungi Ducati
Adolfo Urso, mantan Menteri Perusahaan dan Made in Italy, memberikan dukungan bagi Ducati dan menegaskan pentingnya perusahaan ini bagi industri Italia. Ia menyatakan bahwa Ducati harus mendapatkan perlindungan yang layak.
Urso juga menyebutkan bahwa ia telah berdiskusi dengan Presiden Emilia-Romagna, Michele De Pascale, mengenai hasil pembicaraannya dengan CEO Ducati, Claudio Domenicali. "Saya memberi tahu Presiden Regional Emilia-Romagna, De Pascale, mengenai hasil pembicaraan saya dengan CEO Ducati, Claudio Domenicali, dalam semangat kolaborasi kelembagaan yang penuh dan loyal," tulis Urso melalui X.
Ia menambahkan, "Kami memiliki visi yang sama untuk melindungi sebuah perusahaan yang menjadi simbol Made in Italy, yang membuat banyak pihak iri berkat keberhasilan olahraga dan manufakturnya."
Investasi Pemerintah Italia untuk Ducati
Urso sebelumnya juga dikenal sebagai salah satu pendukung utama Ducati. Melalui Kementerian Perusahaan dan Made in Italy, pemerintah Italia telah berkomitmen untuk memberikan investasi sekitar 28,3 juta poundsterling sebagai bagian dari rencana investasi Ducati yang totalnya mencapai 103,5 juta poundsterling. Besarnya investasi ini menunjukkan bahwa Ducati lebih dari sekadar proyek olahraga, melainkan juga memiliki nilai strategis dalam industri otomotif dan manufaktur Italia di kancah global.
Kondisi yang dihadapi Ducati saat ini mengingatkan pada krisis yang pernah dialami oleh KTM, yang akhirnya mendapatkan dukungan finansial dari Bajaj untuk menjaga kelangsungan bisnis dan proyek MotoGP-nya. Dengan adanya dukungan pemerintah Italia dan investasi yang telah digelontorkan, kemungkinan untuk menjual Ducati diyakini semakin kecil. Namun, perkembangan kondisi keuangan Volkswagen tetap menjadi faktor krusial yang akan menentukan masa depan Ducati dalam beberapa tahun mendatang.