Logo
Moto GP

Ducati Menghadapi Tantangan di MotoGP Inggris, Gigi Dall’Igna Ungkap Kekecewaan

Ducati gagal menunjukkan performa yang kompetitif dalam balapan MotoGP Inggris di Sirkuit Silverstone, dengan Marc Marquez hanya mampu finis di posisi ketujuh. Gigi Dall’Igna mengungkapkan kekecewaann...

A
Arya Satya
16 August 2026 24 pembaca
Gigi Dall'Igna
Gigi Dall'Igna

Gigi Dall’Igna mengakui bahwa tim Ducati tidak mampu menunjukkan performa yang memadai pada MotoGP Inggris yang berlangsung di Sirkuit Silverstone. Marc Marquez hanya berhasil menyelesaikan balapan di posisi ketujuh, sementara Alex Marquez menjadi pembalap Ducati terbaik dengan finis di posisi keempat.

Tim Ducati datang ke MotoGP Inggris 2026 dengan harapan tinggi setelah Marc Marquez tampil dominan di Sachsenring. Namun, situasi berubah drastis saat mereka tiba di Silverstone. Tidak ada satu pun pembalap Ducati yang mampu meraih posisi start dari barisan depan. Kesulitan ini berlanjut ke balapan utama, di mana Ducati kesulitan mengejar kecepatan dari tim Aprilia yang tampil sangat kuat.

Marc Marquez akhirnya harus puas dengan posisi ketujuh, yang membuatnya kehilangan tempat di klasemen sementara dan turun ke peringkat keempat setelah Marco Bezzecchi berhasil menyalipnya. Gigi Dall’Igna tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap performa timnya, menyatakan bahwa Ducati tidak pernah menemukan kecepatan yang cukup untuk bersaing dengan para pembalap terdepan. "Marc tidak pernah mampu mengikuti kecepatan para pembalap terdepan, terlepas dari sesi kualifikasinya yang kurang beruntung karena terkena yellow flag pada percobaan terakhir," ungkap Dall’Igna.

Performa Buruk Francesco Bagnaia

Dall’Igna juga menyoroti bahwa hasil yang diperoleh timnya sangat berbeda dari balapan sebelumnya di Jerman. "Untuk alasan yang sangat spesifik, hasil kami benar-benar berbeda dari balapan terakhir di Jerman. Bahkan, hasilnya justru berlawanan." Marc sebenarnya memulai balapan dengan baik, namun kecepatannya menurun secara perlahan, sehingga ia kehilangan beberapa posisi.

Di sisi lain, Francesco Bagnaia mengalami akhir pekan yang lebih buruk dengan gagal finis setelah terjatuh. Dall’Igna menilai bahwa kondisi di Silverstone tidak ideal bagi Bagnaia, yang masih dalam proses pemulihan pasca-operasi lengannya.

Alex Marquez Menjadi Harapan

Alex Marquez menjadi pembalap Ducati dengan hasil terbaik, finis di posisi keempat. Dall’Igna berpendapat bahwa Marquez seharusnya bisa meraih podium jika tidak melakukan kesalahan di pertengahan balapan. "Ducati tidak pernah benar-benar berada dalam persaingan di Silverstone," tambah Gigi Dall’Igna. "Mulai dari kualifikasi hingga balapan, kami tidak pernah menemukan kecepatan yang kompetitif karena berbagai alasan dan secara konsisten tidak mendapatkan feeling yang tepat terhadap motor."

Kondisi ini juga berdampak pada persaingan konstruktor, di mana jarak antara Ducati dan Aprilia yang sebelumnya hanya 11 poin kini melebar menjadi 29 poin setelah MotoGP Inggris. Dall’Igna meminta timnya untuk segera menemukan kembali performa terbaik setelah jeda musim panas agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan gelar juara dunia.

MotoGP Inggris menegaskan betapa ketatnya persaingan musim 2026, dengan Raul Fernandez keluar sebagai pemenang, sementara Jorge Martin dan Marco Bezzecchi melengkapi podium untuk Aprilia.

Artikel Terkait