Logo
Berita Olahraga

Ducati Siap Hadapi Potensi Konflik antara Marquez dan Acosta

Pedro Acosta akan bergabung dengan Marc Marquez di Ducati pada musim depan, dan ada kemungkinan kedua pebalap ini akan berselisih. Direktur Ducati, Mauro Grassilli, mengakui tantangan yang mungkin mun...

D
Dyah Entenopo
15 July 2026 23 pembaca
Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images
Foto: Gold & Goose Photography/Getty Images

Pada musim mendatang, Pedro Acosta akan menjadi rekan satu tim Marc Marquez di Ducati. Direktur Ducati, Mauro Grassilli, mengungkapkan bahwa ada kemungkinan kedua pebalap tersebut akan mengalami konflik.

Acosta dipastikan akan meninggalkan KTM pada akhir MotoGP 2026 untuk bergabung dengan Ducati, menggantikan Francesco Bagnaia yang pindah ke Aprilia. Pebalap muda asal Spanyol ini telah menunjukkan performa yang impresif dengan menempati posisi keempat di klasemen akhir musim lalu, hanya di tahun keduanya di kelas utama. Acosta dianggap sebagai bintang masa depan MotoGP dan bertekad untuk bersaing dengan Marquez dalam perebutan gelar juara dunia dengan motor yang setara.

Potensi Gesekan di Garasi Ducati

Grassilli menyadari adanya potensi gesekan antara Acosta dan Marquez di garasi Ducati. Meskipun demikian, tim yang berbasis di Borgo Panigale ini optimis dapat mengelola dinamika antara kedua pebalap jika konflik terjadi. Ia menekankan pentingnya memiliki dua pebalap yang kuat dalam satu tim.

"Ya, tetapi gesekan memang harus diciptakan. Seperti yang selalu dikatakan Gigi (Dall'Igna, manajer tim Ducati), dan saya setuju dengan dia soal ini -- lebih baik memiliki dua pebalap yang kuat di tim, dan berusaha mengatur mereka daripada memiliki dua pebalap sebagai rival kami," jelas Grassilli dalam sebuah wawancara di saluran YouTube, ZamTube.

Pengalaman Masa Lalu dalam Mengelola Konflik

Grassilli menambahkan bahwa meskipun mungkin akan ada perselisihan di antara mereka, keduanya adalah pebalap profesional. Ia mengingat pengalaman sebelumnya ketika Enea Bastianini bergabung dengan tim, yang awalnya menimbulkan kekhawatiran tentang konflik, tetapi pada akhirnya tidak terjadi. "Dengan Marc, ada kekhawatiran perselisihan, tetapi nyatanya tidak ada, jadi hal ini bisa saja terjadi juga. Saya pikir, kami cukup dewasa untuk mengatasinya," tutup Grassilli.

Artikel Terkait