Logo
Olahraga Lain

Eddie Hearn: Jaron Ennis Layak Disejajarkan dengan Legenda Tinju

Jaron Ennis semakin diakui sebagai salah satu petinju terkemuka di generasinya, dengan Eddie Hearn menilai kualitasnya setara dengan legenda tinju dunia.

D
Dyah Entenopo
15 August 2026 24 pembaca
Jaron Ennis
Jaron Ennis

Jaron Ennis kini semakin mendapatkan pengakuan sebagai salah satu petinju terbaik di generasinya. Penampilan mengesankan yang ditunjukkannya dalam beberapa pertarungan terakhir membuat promotor dari Matchroom Boxing, Eddie Hearn, berani menempatkan Ennis di antara nama-nama legendaris dalam dunia tinju.

Hearn mengungkapkan bahwa Ennis memiliki kualitas yang sebanding dengan dua petinju legendaris, Sugar Ray Leonard dan Thomas Hearns, yang merupakan bagian dari kelompok Four Kings yang terkenal pada era 1980-an. Hearns dikenal sebagai petinju pertama yang meraih gelar dunia di lima kelas berbeda, serta memiliki catatan pertarungan legendaris melawan Leonard dan Marvin Hagler, serta kemenangan spektakuler atas Roberto Duran. Sementara itu, Leonard juga memiliki prestasi gemilang dengan mengalahkan semua anggota Four Kings dan menjadi petinju kedua yang meraih gelar dunia di lima divisi, termasuk saat ia menghentikan Donny Lalonde pada 1988 untuk merebut gelar WBC di dua kelas berbeda.

Kualitas Jaron Ennis di Mata Hearn

Menurut Hearn, kualitas yang dimiliki Ennis sudah layak untuk disejajarkan dengan nama-nama besar tersebut. "Jaron Ennis, saya sudah mengatakan ini sejak lama, menurut saya dia adalah kandidat nomor satu pound for pound di dunia. Saya melihatnya berada di level Crawford, Leonard, Hearns, bahkan Pernell Whitaker. Saya rasa kemampuan Boots memang sehebat itu," ungkap Hearn dalam The Punch Podcast.

Hearn juga terkesan dengan penampilan Ennis saat melawan Xander Zayas. Dalam pertarungan tersebut, Ennis menunjukkan agresivitas dan berhasil mengendalikan jalannya pertandingan hingga meraih kemenangan. Salah satu hal yang menarik perhatian Hearn adalah gaya bertarung Ennis yang terkadang membuatnya lebih sering menerima pukulan. Namun, Hearn menilai bahwa itu adalah pilihan gaya bertarung Ennis sendiri. "Penampilannya melawan Zayas luar biasa. Cara dia bertarung memang seperti itu. Orang terkadang mengkritik Boots karena terlalu sering terkena pukulan, tetapi dia memang memilih gaya tersebut," jelasnya.

Gaya Bertarung Agresif Ennis

Hearn berpendapat bahwa Ennis sebenarnya memiliki kemampuan untuk bertarung dengan lebih aman, memanfaatkan teknik dan pergerakan. Namun, petinju asal Amerika Serikat ini memilih untuk mengadopsi gaya bertarung agresif yang membuat pertarungannya lebih menarik. "Kalau dia mau, dia bisa membuat pertarungan menjadi membosankan dengan bertinju selama 12 ronde. Tetapi itu bukan gayanya. Karena itulah dia menjadi salah satu petinju paling menarik di dunia saat ini," tambah Hearn.

Saat ini, Ennis memegang gelar WBA dan WBO di kelas welter super setelah berhasil mengalahkan Zayas. Target selanjutnya adalah menyatukan seluruh sabuk di divisi 154 pon. Diperkirakan, juara IBF Josh Kelly akan menjadi lawan berikutnya bagi Jaron Ennis, dengan pertarungan yang mungkin akan digelar pada Desember 2026 atau awal 2027. Jika Ennis berhasil mengalahkan Kelly, ia akan semakin mendekati status juara dunia yang tak terbantahkan dan memperkuat klaimnya sebagai petinju terbaik di generasinya.

Artikel Terkait