Fabio Di Giannantonio, pembalap dari tim VR46 Racing, menunjukkan keyakinan untuk bangkit pada ajang MotoGP San Marino yang akan datang. Ia menjadikan pengalaman buruk di GP Aragon sebagai pelajaran berharga untuk meningkatkan performanya.
Pada GP Aragon, Di Giannantonio menghadapi banyak tantangan, mulai dari sesi latihan bebas hingga balapan utama. Ia mengalami kecelakaan di sprint race dan hanya mampu menyelesaikan balapan utama di posisi ketujuh. Meskipun hasil tersebut tidak memuaskan, ia merasa banyak hal yang dapat dipelajari dari situasi tersebut dan kini bertekad untuk tampil lebih baik di Misano.
Belajar dari Pengalaman
“Ada beberapa faktor yang membuat kami berada dalam situasi yang berujung pada insiden kecelakaan yang saya alami [pada balapan sprint]. Ini adalah akhir pekan kedua kami menghadapi berbagai kendala minor yang harus segera dibenahi. Namun, sisi positifnya, kami tahu persis apa yang sebenarnya terjadi,” ungkap Di Giannantonio dalam wawancaranya.
Ia berharap dapat menjalani akhir pekan yang lebih normal dan konsisten di Misano, di mana ia percaya akan ada kesempatan untuk menunjukkan kecepatan yang belum dapat ditunjukkan dalam dua balapan terakhir. “Saya benar-benar berharap kami mampu mengatasi masalah ini di Misano. Peluang kami untuk membenahinya sangatlah besar,” tambahnya.
Kerja Sama Tim
Di Giannantonio juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan seluruh kru tim VR46 untuk belajar dari pengalaman di Aragon. Ia ingin memastikan bahwa timnya dapat beradaptasi dan meningkatkan performa secara keseluruhan.