Logo
Berita Olahraga

Faithicia Tanuwijaya: Bintang Muda Hoki Es Indonesia yang Bersinar

Di usia 15 tahun, Faithicia Tanuwijaya telah menjadi salah satu atlet andalan Indonesia dalam cabang hoki es. Meskipun hoki es bukan olahraga yang umum di tanah air, prestasinya di tingkat internasion...

E
Eko Prasetyo
30 October 2026 6 pembaca
Atlet hoki es Indonesia Faithicia Tanuwijaya.(Foto: Istimewa)
Atlet hoki es Indonesia Faithicia Tanuwijaya.(Foto: Istimewa)

Jakarta - Meskipun baru berusia 15 tahun, Faithicia Tanuwijaya telah menjelma menjadi salah satu harapan besar bagi Indonesia di cabang hoki es. Mari kita kenali lebih dekat sosok remaja berbakat ini.

Hoki es mungkin bukan olahraga yang banyak dikenal di Indonesia, meskipun sudah ada kompetisi di SEA Games. Namun, perkembangan cabang ini di tanah air menunjukkan kemajuan yang signifikan. Faithicia merupakan salah satu atlet yang memiliki pengalaman serta keterampilan yang mumpuni, sehingga menjadi andalan Indonesia di berbagai ajang internasional.

“Tadinya tim putri Hoki Es Indonesia juga berencana turun di SEA Games Thailand 2025 lalu. Tapi karena belum siap, jadi akhirnya kami batal berangkat,” jelas Faithicia dalam keterangannya.

Prestasi yang Mengagumkan

Sering bertanding di luar negeri, Faithicia kini telah menerima tawaran untuk bergabung dengan beberapa akademi hoki di Kanada. Meskipun usianya masih sangat muda, prestasinya tidak kalah dengan atlet senior lainnya. Salah satu faktor yang membuat Faithicia menonjol adalah ia sering mendapatkan dispensasi khusus untuk berpartisipasi dalam turnamen dewasa.

“Federasi (Hoki Es Indonesia) sangat mendukung pengembangan atlet dan saya bersyukur karena hubungan baik antar klub dan pelatih membuat potensi kami sebagai atlet berkembang dengan pesat,” ungkap Faithicia.

Awal Mula Cinta Hoki Es

Gadis yang lahir di Jakarta pada bulan Juni 2011 ini mengenal hoki es ketika diajak oleh temannya bermain di ice rink pada medio 2022, setelah pandemi Covid-19. Saat itu, ada tim hoki es yang sedang memulai latihan dan Faithicia diajak untuk mencoba. Sejak saat itu, kecintaannya pada hoki es terus berkembang.

“Kebetulan anaknya sangat suka. Jadi kami, orang tua, hanya bisa mendukung saja tentunya,” kata ibunya, Ruth.

Faithicia memiliki target untuk menjadi orang Indonesia pertama yang berkompetisi di PWHL (Professional Women Ice Hockey League), liga hoki es wanita profesional tertinggi di dunia, dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Perlu diketahui, tim nasional hoki es putra Indonesia berhasil meraih medali emas di SEA Games Thailand 2025. Meskipun hoki es belum menjadi olahraga yang populer di Indonesia, minat terhadap cabang ini terus meningkat di bawah naungan Federasi Hoki Es Indonesia. Bahkan, Indonesia akan segera memiliki ice rink profesional baru di daerah BSD, yang diklaim sebagai arena hoki es terbesar di Asia Tenggara.

“Para pemain dari negara tetangga sudah menunggu dan segera akan ada pertandingan-pertandingan internasional diselenggarakan di Indonesia,” tambah Faithicia. “Dengan adanya ice rink yang baru, kami yakin pembinaan atlet akan semakin baik dan prestasi cabang hoki es akan semakin cemerlang.”

Dalam pertandingan hoki es, satu tim biasanya terdiri dari 15-18 pemain ditambah 2 penjaga gawang. Setiap shift terdapat 5 pemain dan 1 penjaga gawang yang turun, dan pemain dapat berganti kapan saja mereka merasa lelah. Setiap pertandingan dibagi menjadi 3 periode, dengan masing-masing periode berlangsung selama 20 menit.

Artikel Terkait