Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, pasangan ganda putra terbaik Indonesia yang menduduki peringkat kedua dunia, memulai BWF Kejuaraan Dunia 2026 dengan sangat baik. Mereka berhasil mengalahkan pasangan asal Prancis, Eloi Adam dan Leo Rossi, dalam pertandingan yang berlangsung di Indira Gandhi Stadium, New Delhi, India pada Rabu (19/8) sore waktu setempat. Fajar dan Fikri, yang merupakan unggulan kedua, menang dua game langsung dengan skor 21-14 dan 21-13.
Setelah mendapatkan bye di babak pertama, Fajar dan Fikri akan melanjutkan ke babak 16 besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara pasangan tuan rumah, MR Arjun dan Hariharan Amsakarunan, melawan unggulan ke-15 dari Korea Selatan, Kang Min Hyuk dan Ki Dong Ju.
Perjuangan Ganda Campuran Indonesia
Sementara itu, langkah pasangan ganda campuran Indonesia, Rehan Naufal Kusharjanto dan Gloria Emanuelle Widjaja, harus terhenti di babak 32 besar setelah kalah dari juara All England asal Taiwan, Ye Hong Wei dan Chan Nicole Gonzalez. Dalam pertandingan yang ketat, Rehan dan Gloria kalah melalui rubber game dengan skor 21-9, 18-21, dan 18-21. Dengan kekalahan ini, ganda campuran Indonesia kini hanya menyisakan pasangan Pelatnas, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, yang masih bertahan di babak 16 besar.
Jonatan Christie Melaju ke Babak Berikutnya
Di sisi lain, pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, yang berada di peringkat ketiga dunia, berhasil memastikan tempat di babak 16 besar setelah mengalahkan pemain andalan Singapura, Jason Teh. Pertandingan tersebut berlangsung sengit, di mana Jonatan harus berjuang keras dalam rubber game untuk meraih kemenangan dengan skor 19-21, 21-19, dan 21-11. Pada babak selanjutnya, Jonatan akan berhadapan dengan pemenang antara Rasmus Gemke dari Denmark dan juara All England asal Taiwan, Lin Chun Yi.
Di sisi lain, pasangan debutan Indonesia, Bimo Prasetyo dan Arlya Nabila Thesya Mungaran, tidak berhasil melanjutkan langkah mereka setelah kalah dari unggulan ke-13 dari Jepang, Yuichi Shimogami dan Sayaka Hobara. Bimo dan Arlya harus mengakui kekuatan lawan dengan skor 13-21 dan 16-21 dalam pertandingan yang berlangsung dua game langsung.