Logo
Basket

FC Barcelona Resmi Akhiri Kerja Sama dengan Will Clyburn

FC Barcelona telah memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak dengan Will Clyburn, menjadikannya free agent setelah musim Euroleague yang kurang memuaskan.

C
Citra Erwana
05 July 2026 36 pembaca
Will Clyburn diputus kontraknya oleh FC Barcelona. (Gambar: Marca)
Will Clyburn diputus kontraknya oleh FC Barcelona. (Gambar: Marca)

FC Barcelona, salah satu klub basket terkemuka di Spanyol, telah mengambil langkah untuk mengakhiri kontrak dengan Will Clyburn. Keputusan ini diambil setelah tim mengalami kesulitan di Euroleague musim 2025-2026, yang mendorong mereka untuk melakukan perubahan besar dalam susunan tim selama offseason.

Setelah sebelumnya melepaskan beberapa pemain seperti Juani Marcos, Willy Hernangomez, Tomas Satoransky, Miles Norris, Myles Cale, Nicolas Laprovittola, dan Youssoupha Fall, kini giliran Clyburn yang harus meninggalkan klub. Meskipun masih memiliki sisa kontrak satu tahun, pihak klub memutuskan untuk tidak memperpanjang kerja sama dengan pemain tersebut.

Performa Clyburn Bersama Barcelona

Selama satu musimnya di Barcelona, Clyburn telah berpartisipasi dalam 68 pertandingan di berbagai kompetisi. Dalam 33 pertandingan EuroLeague, ia tampil sebagai starter dalam 29 pertandingan, dengan rata-rata mencetak 13,8 poin dan 4,2 rebound per pertandingan, yang merupakan catatan kedua terbaik di tim. Ini adalah musim kesepuluhnya di EuroLeague, dan Barcelona menjadi tim kelima yang ia bela setelah sebelumnya bermain untuk Darussafaka Istanbul, CSKA Moscow, Anadolu Efes, dan Virtus Bologna.

Rekor dan Masa Depan Clyburn

Clyburn telah mencatatkan 276 penampilan di EuroLeague dan saat ini menempati peringkat ke-11 sepanjang masa dalam hal perolehan poin dengan total 3.800 poin. Ia juga berada di posisi ke-11 untuk lemparan bebas yang berhasil (785), ke-13 dalam poin peringkat indeks performa (4.174), ke-17 dalam tembakan dua poin yang berhasil (918), dan ke-19 dalam rebound (1.422). Kini, menarik untuk melihat ke mana Clyburn akan berlabuh di musim depan, karena ia tetap dianggap sebagai pemain yang berpotensi berbahaya bagi tim manapun yang ingin menggunakan jasanya.

Artikel Terkait