Francesco Bagnaia, pembalap dari tim Ducati Lenovo, menunjukkan rasa percaya dirinya menjelang balapan MotoGP Aragon yang akan datang. Ia meyakini bahwa desain trek di Aragon lebih sesuai dengan karakteristik kekuatan motor Desmosedici yang ia kendarai.
Setelah mengalami hasil yang kurang memuaskan di GP Inggris, Bagnaia kini menatap GP Aragon dengan penuh optimisme. Ia berpendapat bahwa layout trek di Aragon akan memberikan keuntungan bagi Ducati dalam bersaing dengan Aprilia. "Ini adalah cerita yang berbeda dibandingkan dengan Silverstone. Saya yakin bahwa Ducati di sini akan memiliki potensi yang lebih besar dibandingkan Aprilia karena tingkat daya cengkeram (grip) serta tata letaknya yang lebih menyerupai Brno. Sirkuit ini sangat cocok bagi kami," ujarnya.
Kepercayaan Diri Menjelang Balapan
Bagnaia juga menambahkan, "Ini merupakan satu-satunya sirkuit berlawanan arah jarum jam (left-handed track) di mana saya merasa nyaman." Ia merasa optimis dapat bersaing di trek ini, berkat kehadiran Cristian Gabarrini, kepala kru, yang akan membantunya dalam persiapan. "Jadi, mari kita lihat apakah kami mampu ikut bertarung, apakah kami memiliki potensi tersebut, dan apakah kami bisa bekerja dengan baik. Beruntungnya, kali ini Cristian hadir di sini, sehingga kami bisa bekerja dengan jauh lebih baik. Jadi, saya sudah siap untuk menghadapi akhir pekan ini," tambahnya.
Tantangan Trek Aragon
Berbeda dengan sirkuit lainnya, Aragon memiliki arah balap yang berlawanan dengan arah jarum jam, yang memberikan tantangan tersendiri bagi para pembalap untuk mencapai kecepatan maksimal. Dengan karakteristik ini, Bagnaia berharap Ducati dapat memanfaatkan potensi penuh motor mereka untuk meraih hasil yang lebih baik di balapan mendatang.