Setahun lalu, Frederik Sogaard merupakan salah satu pemain ganda putra terkemuka di dunia dan sedang bersiap untuk mengikuti Kejuaraan Dunia di Paris. Kini, kehidupannya telah berubah drastis, jauh dari perjalanan panjang di Tur Dunia. Pada akhir tahun 2025, Sogaard memutuskan untuk meninggalkan federasi nasional dan memulai karier baru.
Delapan bulan telah berlalu sejak Frederik Sogaard meninggalkan federasi nasional, serta Tur Dunia, di mana ia dan pasangannya Rasmus Kjær pernah meraih peringkat tertinggi dalam karier mereka, yaitu peringkat ke-13 dunia. Baru-baru ini, diumumkan bahwa mantan pemain bintang ini akan bergabung dengan akademi milik Peter Gade, seorang mantan pemain kelas dunia dan anggota BEC Hall of Fame, di Denmark.
Langkah Menuju Kepelatihan
Di usia 28 tahun, Frederik Sogaard masih memiliki potensi untuk berkarier di level tertinggi selama beberapa tahun ke depan. Namun, ia memilih untuk memasuki dunia kepelatihan dan akan berperan sebagai Asisten Pelatih di Akademi Peter Gade. Melatih bukanlah hal yang baru bagi Sogaard, karena sejak meninggalkan Tur Dunia, ia telah melakukan perjalanan ke berbagai negara di Eropa, bekerja sama dengan beberapa federasi nasional, berlatih dengan pemain-pemain top, serta membagikan pengalamannya untuk mendukung dan mengembangkan olahraga bulutangkis di negara-negara tersebut.
Karier Kepelatihan Peter Gade
Peter Gade memulai karier kepelatihannya setelah pensiun dari kompetisi internasional di akhir tahun 2012. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah saat ia menjabat sebagai Direktur Performa dan pelatih kepala Tim Nasional Bulutangkis Prancis (FFBad) pada Mei 2015. Di bawah bimbingannya, Prancis melahirkan sejumlah pemain berbakat yang kini menjadi andalan tim nasional, seperti Christo Popov, Toma Junior Popov, dan Alex Lanier.