Logo
Raket

Harapan Wan Arif Junaidi untuk Sukses Bersama Roy King di Japan Open 2026

Pebulutangkis ganda putra Wan Arif Junaidi berharap dapat memberikan penampilan terbaiknya bersama Yap Roy King di Japan Open 2026 sebelum beralih ke pasangan baru.

A
Arya Satya
10 July 2026 20 pembaca
Yap Roy King-Wan Arif Junaidi/[Foto:Thestar]
Yap Roy King-Wan Arif Junaidi/[Foto:Thestar]

Pebulutangkis ganda putra Wan Arif Junaidi mengungkapkan harapannya untuk tampil mengesankan bersama pasangannya, Yap Roy King, di Japan Open 2026. Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi mereka sebelum masing-masing beristirahat dan berganti pasangan. Arif bertekad untuk mencapai setidaknya perempat final dalam turnamen Super 750 yang akan berlangsung pekan depan, sebelum ia memulai kemitraan barunya dengan Kang Khai Xing di China Open yang dijadwalkan pada 21-26 Juli.

“Fokus saya masih tertuju pada Roy King untuk Jepang. Setelah itu, saya akan mengalihkan fokus latihan saya ke Khai Xing,” ungkap Arif, yang saat ini menempati peringkat ke-19 bersama Roy King. Ia menegaskan bahwa target utama mereka adalah mencapai perempat final di Jepang, karena hasil baik di turnamen ini akan berkontribusi pada perolehan poin peringkat mereka.

Antusiasme untuk Pasangan Baru

Wan Arif Junaidi, yang berusia 24 tahun, menambahkan bahwa kombinasi baru di nomor ganda putra dapat memberikan perspektif yang segar bagi tim. Ia sangat bersemangat untuk berkolaborasi dengan Khai Xing yang berusia 20 tahun, namun menekankan pentingnya komunikasi yang efektif antara mereka. “Mungkin saya memiliki sedikit lebih banyak tanggung jawab karena saya lebih tua, tetapi saya juga membuat kesalahan jadi saya juga perlu mendengarkan Khai Xing,” ujarnya.

Arif percaya bahwa perubahan ini akan memberi nuansa baru pada permainan mereka. “Terlepas dari siapa rekan tim saya, saya akan menghadapinya dengan memberikan yang terbaik,” tambahnya. Dalam persiapan untuk bekerja sama dengan Khai Xing, Wan Arif Junaidi merasa optimis karena melihat adanya kesamaan antara rekan lamanya dan pasangan barunya.

Pengalaman di Japan Open Tahun Lalu

Arif menyatakan, “Saya tidak terlalu khawatir tentang bagaimana jalannya pertandingan karena gaya bermainnya (Khai Xing) cukup mirip dengan Roy King. Mereka berdua adalah pemain kidal dan bermain di posisi belakang. Jadi saya pikir transisinya akan berjalan lancar. Tapi kita akan tahu lebih baik setelah bermain bersama.”

Perjalanan Arif dan Roy King di Japan Open tahun lalu tidak berjalan mulus, di mana mereka terpaksa tersingkir lebih awal setelah kalah dari pasangan Jepang, Man Wei Chong dan Tee Kai Wun, di babak pertama. Dengan semangat baru dan harapan tinggi, Arif dan Roy King siap menghadapi tantangan di turnamen mendatang.

Artikel Terkait