Wan Arif Junaidi siap meninggalkan hasil-hasil yang kurang memuaskan saat ia kembali berpasangan dengan Yap Roy King di BWF Kejuaraan Dunia 2026 yang diadakan di New Delhi, India. Dalam tiga turnamen terakhir, Arif berkolaborasi dengan pemain muda Kang Khai Xing, namun mereka gagal melaju jauh dan tersingkir di babak pertama pada China Open, Taiwan Open, dan Korean Masters.
Meski demikian, Arif menegaskan bahwa hasil tersebut tidak akan memengaruhi penampilannya bersama Roy King saat menghadapi pasangan asal Vietnam, Nguyen Dinh Hoang dan Tran Dinh Man di babak pertama hari ini. “Hal itu tidak memengaruhi saya karena Khai Xing masih muda. Kami masing-masing memiliki tanggung jawabnya sendiri. Bagi saya, saya harus membimbingnya dan memimpin,” ungkap Arif.
Performa Sebelumnya dan Harapan Baru
Arif dan Roy King menunjukkan performa yang cukup baik di Kejuaraan Dunia tahun lalu yang berlangsung di Paris, di mana mereka berhasil mencapai babak ketiga sebelum kalah dari rekan satu tim senior, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Mengulangi atau bahkan meningkatkan pencapaian tersebut di turnamen kali ini menjadi tantangan tersendiri, mengingat mereka hanya memiliki waktu beberapa hari untuk berlatih bersama setelah kembali dari Korean Masters pada hari Senin lalu.
“Saya tidak terlalu memikirkannya. Saya akan menganggapnya seperti turnamen lain yang pernah saya ikuti. Jika kami memiliki kesempatan untuk melaju jauh, semoga kami bisa melakukannya,” tambahnya. Arif juga mencatat bahwa undian kali ini cukup menantang, dengan kemungkinan bertemu pasangan Indonesia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, di babak kedua. “Kami hanya akan mencoba memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Partisipasi Pemain Lain
Selain Arif dan Roy King, pemain tunggal putra Leong Jun Hao juga akan bertanding hari ini melawan Jonathan Matias dari Brasil. Sementara itu, K. Letshanaa akan menghadapi Fadilah Rafi dari Uganda di nomor tunggal putri. Di kategori ganda putri, pasangan Ong Xin Yee dan Carmen Ting akan berhadapan dengan pasangan senior Polina Buhrova dan Yevheniia Kantemyr dari Ukraina di babak pertama Kejuaraan Dunia 2026.