Pasangan yang menempati peringkat 24 dunia, Hariharan Amsakarunan dan MR Arjun, memutuskan untuk mundur saat jeda game pertama dalam pertandingan babak pertama China Masters melawan pasangan peringkat 10 dunia asal Tiongkok, Chen Bo Yang dan Liu Yi, pada hari Selasa. Pertandingan dimulai dengan lambat bagi pasangan India, di mana Chen dan Liu berhasil unggul 5-1, lalu memperlebar jarak menjadi 7-3.
Namun, Hariharan dan MR Arjun berusaha bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Sayangnya, pasangan Tiongkok kembali merebut keunggulan dan menutup jeda pertama dengan skor 11-8. Pada saat jeda tersebut, Hariharan Amsakarunan dan MR Arjun memilih untuk mengundurkan diri, memberikan kemenangan kepada Chen dan Liu, yang kemudian melaju ke babak selanjutnya. Hingga saat ini, alasan di balik keputusan pengunduran diri pasangan India tersebut belum diketahui.
Langkah Selanjutnya bagi Chen dan Liu
Dengan kemenangan ini, Chen dan Liu akan bertemu dengan pasangan Malaysia, Aaron Chia dan Soh Wooi Yik, yang sebelumnya berhasil mengalahkan Hiroki Okamura dan Kyohei Yamashita dari Jepang dengan skor 18-21, 21-12, 21-15. Pertandingan ini menjadi langkah penting bagi pasangan Tiongkok dalam melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.
Unnati Hooda Memulai Kampanye di China Masters
Sementara itu, Unnati Hooda akan memulai kompetisinya di China Masters pada 1 September, di mana ia akan berhadapan dengan Kim Ga Eun dari Korea. Unnati, yang berusia 18 tahun, merupakan bagian dari tim tunggal putri India bersama PV Sindhu untuk ajang Asian Games yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya dari 19 September hingga 4 Oktober. Ia terpilih setelah menunjukkan performa yang baik sepanjang musim ini.
Penampilan Unnati di China Masters ini menjadi yang pertama setelah debutnya yang kurang memuaskan di Kejuaraan Dunia BWF di New Delhi. Dalam turnamen tersebut, ia mampu memberikan perlawanan kepada Michelle Li dari Kanada hingga set penentu, sebelum akhirnya kalah dengan skor 21-11, 9-21, 21-23 di babak kedua. Meskipun mengalami kekalahan, Unnati mendapatkan sambutan hangat dari penonton dan merasa bangga dengan ketahanan serta penyesuaian taktik yang ditunjukkannya selama turnamen.
Debutnya di Kejuaraan Dunia dimulai dengan kemenangan dua set langsung yang diraih dengan susah payah atas Thet Htar Thuzar dari Myanmar. Unnati, yang pernah mengalahkan Sindhu di China Open tahun lalu, mengungkapkan rasa "sedih" karena kehilangan poin di set penentu melawan Li, meskipun ia tetap merasa percaya diri dengan penampilannya secara keseluruhan. Dengan Asian Games yang semakin dekat, China Masters menjadi kesempatan bagi Unnati untuk membangun momentum sebelum menghadapi tantangan terbesar India tahun ini.