Logo
Raket

Herry IP Menekankan Pentingnya Fokus Anak Didiknya di Kejuaraan Dunia Mendatang

Pelatih ganda putra nasional, Herry IP, berharap anak asuhnya dapat mempertahankan fokus penuh menjelang Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung di New Delhi. Setelah sukses di Korea Masters, mereka dih...

D
Dharma Kusuma
11 August 2026 20 pembaca
Herry IP-Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:NST]
Herry IP-Aaron Chia-Soh Wooi Yik/[Foto:NST]

Tim ganda putra nasional akan kembali menggunakan kombinasi awal mereka dalam Kejuaraan Dunia setelah meraih keberhasilan di "Korea Masters". Herry IP, sebagai pelatih, menekankan pentingnya fokus total dari para pemainnya untuk menghadapi ajang besar ini.

Dalam final Korea Masters yang berlangsung di Asan pada hari Minggu, pasangan asal Malaysia, Tee Kai Wun dan Yap Roy King, berhasil mengalahkan Man Wei Chong dan Soh Wooi Yik. Keempat pemain tersebut akan berkompetisi di BWF Kejuaraan Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di New Delhi pada 17-23 Agustus. Mereka akan bergabung dengan pasangan independen Goh Sze Fei dan Nur Izzuddin Rumsani, serta Aaron Chia-Wooi Yik dan Wei Chong-Kai Wun, serta Wan Arif Junaidi-Roy King.

Optimisme Herry IP

Herry IP, yang juga merupakan pelatih kepala ganda putra, optimis bahwa para pemainnya dapat segera membangun pemahaman yang baik dengan pasangan asli mereka di New Delhi. "Mereka telah tampil baik di Korea Masters. Tetapi yang terpenting sekarang adalah tetap fokus pada Kejuaraan Dunia, mempersiapkan diri dengan baik, dan memberikan yang terbaik di New Delhi," ujarnya. Ia menambahkan, "Waktunya memang cukup singkat, tetapi para pemain ini sudah lama bermain bersama, jadi mereka sudah saling memahami dengan baik."

Herry juga menilai kondisi fisik para pemainnya dalam keadaan baik dan menyatakan bahwa mereka hanya perlu melakukan beberapa penyesuaian serta mempersiapkan diri secara mental untuk menghadapi Kejuaraan Dunia.

Tantangan di Kejuaraan Dunia

Pasangan unggulan keempat dan peringkat 4 dunia, Aaron Chia dan Wooi Yik, dihadapkan pada undian yang cukup sulit. Mereka berpotensi bertemu di babak 16 besar melawan Wei Chong dan Kai Wun, dan pemenangnya kemungkinan akan berhadapan dengan pasangan unggulan ketujuh dari Tiongkok, Chen Bo Yang dan Liu Yin, di perempat final. Aaron dan Wooi Yik, yang merupakan juara dunia tahun 2022 dan meraih medali perunggu di edisi 2023, dipandang sebagai harapan terbaik Malaysia untuk meraih medali.

Semifinal akan menjadi tantangan berat bagi mereka, di mana mereka bisa menghadapi pasangan Korea Selatan peringkat 1 dunia dan juara bertahan, Kim Won Ho dan Seo Seung Jae, atau pasangan peringkat 6 dunia, Sze Fei dan Izzuddin. Performa Aaron terlihat menjanjikan setelah menjadi runner-up bersama Aaron Tai di Taiwan Open dua minggu lalu, dan mereka tampaknya siap untuk meraih podium ketiga di Kejuaraan Dunia.

Di sisi lain, pasangan peringkat 19 dunia, Wan Arif Junaidi dan Roy King, akan menghadapi tantangan awal di Indonesia, di mana mereka akan berhadapan dengan pasangan peringkat 12 dunia, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, di babak kedua.

Artikel Terkait