Oyama - Sesi kualifikasi untuk 6 Hours of Fuji terpaksa dibatalkan karena hujan lebat yang mengguyur sirkuit Fuji Speedway. Team WRT 32 kini harus berjuang dari posisi ke-14 untuk mendapatkan poin yang diharapkan.
Sebelum kualifikasi dimulai pada Sabtu (26/9), lintasan sudah basah akibat hujan. Sesi FP3 berlangsung normal selama satu jam, namun Qualifying dan Hyperpole untuk kelas LMGT3 serta Hypercar FIA WEC 2026 tidak dapat dilaksanakan. Kondisi trek yang sangat basah, ditambah dengan jarak pandang yang terbatas dan insiden yang melibatkan mobil Ferrari dari tim Vista AF Corse #21, yang mengalami kecelakaan setelah sesi Qualifying dimulai, membuat Race Director FIA WEC, Eduardo Freitas, memutuskan untuk membatalkan semua sesi yang tersisa.
Penentuan Posisi Start
Dengan dibatalkannya kualifikasi, posisi start ditentukan berdasarkan waktu tercepat dari masing-masing tim yang diperoleh selama sesi FP1, FP2, dan FP3. Di kelas Hypercar, tim Alpine 36 berhasil meraih pole position dengan catatan waktu terbaik pada FP2. Sementara itu, tim Proton Competition 77 menempati posisi terdepan di kelas LMGT3 dengan waktu terbaik yang diambil dari sesi yang sama.
Harapan Tim WRT 32
Team WRT 32 akan memulai balapan dari posisi ke-14, dengan waktu lap yang dicatat oleh Augusto Farfus di FP1 yaitu 1 menit 40,617 detik sebagai acuan. Sean Gelael dan Darren Leung, rekan setim Farfus, berharap mobil BMW M4 mereka dapat bersaing dengan baik di lintasan. "Terus terang kami sangat meminta maaf kepada para penonton yang sudah hadir di Fuji. Mereka sudah datang dan duduk di tribun bahkan saat hujan turun dengan deras, tapi akhirnya Qualifying dibatalkan. Semoga besok kami bisa menyajikan balapan yang menarik," ungkap Sean dalam rilisnya.
Balapan 6 Hours of Fuji akan disiarkan langsung melalui livestreaming di youtube KUY Entertainment dan www.gelaelized.com pada Minggu (27/9) mulai pukul 09.00 WIB.