Beijing - Insiden yang melibatkan Joanna Wietrzyk di ajang Hyrox Beijing menarik perhatian publik. Moritz Furste, pendiri Hyrox, akhirnya memberikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.
Insiden ini terjadi di kompetisi Hyrox Beijing yang berlangsung pada akhir pekan lalu. Wietrzyk, yang merupakan pemegang rekor dunia, mengalami masalah pencernaan yang membuatnya tidak dapat menahan diri di tengah perlombaan. Meskipun kakinya penuh dengan kotoran, ia tetap melanjutkan perlombaan sambil membawa kantong pasir, dan panitia penyelenggara tidak menghentikannya.
Reaksi Terhadap Insiden
Insiden ini menjadi viral dan menimbulkan pertanyaan mengenai standar kebersihan serta kesehatan dalam acara Hyrox, terutama karena mereka menerapkan penggunaan alat dan lintasan secara bersama-sama. Moritz Furste, mantan atlet hoki asal Jerman, akhirnya berbicara mengenai insiden ini. Ia mengakui bahwa Hyrox telah melakukan kesalahan dengan tidak segera menanggapi situasi tersebut.
“Hyrox membuat kesalahan dengan tidak langsung bereaksi selama balapan. Pada akhirnya adalah tugas saya untuk meramalkan potensi insiden ini, dan saya tidak melakukannya,” ungkap Furste. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang terdampak, baik secara langsung maupun tidak langsung, serta kepada semua orang yang merasa bahwa situasi ini tidak ditangani dengan baik.
Langkah Ke Depan
Furste menambahkan, “Mulai saat ini, telah diberlakukan aturan dan prosedur baru untuk mencegah terulangnya situasi seperti ini. Kami belajar dan berusaha menjadi lebih baik setiap hari.”
Sebelumnya, pihak penyelenggara Hyrox China menyatakan bahwa mereka telah melakukan pembersihan di area yang terkena dampak insiden tersebut. “Setelah insiden itu, panitia penyelenggara segera menutup dan mengisolasi daerah yang terkena dampak serta melakukan desinfeksi secara menyeluruh,” kata penyelenggara.