Dalam ajang Superpole WorldSBK di Prancis, terjadi insiden yang hampir berujung tabrakan antara Iker Lecuona dan Nicolo Bulega. Lecuona, pebalap asal Spanyol, menyatakan bahwa insiden tersebut bukanlah hasil dari niat untuk menyalip secara sengaja. Bulega, yang merupakan calon pebalap MotoGP, memimpin balapan sejak awal dengan melakukan *holeshot*, namun Lecuona berhasil merebut posisi terdepan pada tikungan kelima di lap pertama.
Dua lap setelahnya, Bulega berhasil mengambil kembali posisinya di tikungan yang sama, tetapi tidak dapat menjauh dari rekan setimnya. Rekan setim Bulega tidak cukup dekat untuk melakukan manuver menyalip di tikungan lima. Namun, saat memasuki tikungan *hairpin*, ia terlambat dalam mengerem, sehingga harus membuat keputusan penting, seperti yang dijelaskan Lecuona setelah balapan.
Pernyataan Lecuona tentang Insiden
"Sejujurnya, saat saya menyalip Nicolo [Bulega] untuk terakhir kalinya, itu bukan niat awal saya. Namun, karena efek *slipstream*, saya mengerem agak terlambat dan tidak bisa menghentikan motor tepat waktu," ungkap Iker Lecuona dalam wawancara pascabalapan dengan siaran resmi WorldSBK.
"Jika saya mengambil jalur kiri, saya akan menabraknya. Jadi, saya memutuskan untuk sedikit melepas rem dan menutup penuh gas hanya untuk menghindar agar tidak menabraknya, sejujurnya," tambahnya.
Persaingan di Tikungan Selanjutnya
Persaingan antara keduanya berlanjut hingga tikungan enam, di mana Bulega mengambil jalur dalam dan mendorong Lecuona keluar jalur. Hal ini menyebabkan Lecuona memotong tikungan tujuh dan tertinggal di belakang Sam Lowes. "Saat kami bertarung, saya melebar di tikungan enam karena tidak ada ruang. Saya tidak ingin terkena penalti [akibat memotong tikungan tujuh], jadi saya harus mengurangi kecepatan sampai Sam menyalip saya, lalu saya segera menyalipnya kembali," jelasnya.
"Saya tahu dalam balapan *sprint* itu sangat sulit, sangat sulit untuk mengalahkan Nicolo—dia tampil sangat baik. Bagaimanapun, saya senang; kecepatan dan cara membalap saya bagus, saya mengalami banyak kemajuan. Saya terus berusaha," tutup Lecuona.