Datuk James Selvaraj, yang pernah menjabat sebagai direktur kinerja tinggi di Asosiasi Tenis Malaysia (BAM), mengungkapkan keprihatinannya mengenai keputusan untuk memisahkan pasangan ganda Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. Ia menekankan pentingnya memiliki alasan yang jelas sebelum membubarkan kemitraan yang telah terbentuk dengan baik.
Pemisahan pasangan ini terjadi setelah Japan Open pada bulan Juli, di mana Aaron Chia berpasangan dengan Aaron Tai, sementara Soh Wooi Yik bermain bersama Man Wei Chong. Di bulan yang sama, BAM juga mengumumkan skuad untuk Asian Games, namun nama Soh Wooi Yik tidak tercantum dalam daftar tersebut. Pasangan baru Aaron untuk Asian Games adalah Tee Kai Wun, yang berarti pasangan mantan juara dunia ini tidak akan berpartisipasi dalam perebutan medali emas di Aichi-Nagoya yang berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober.
Pentingnya Evaluasi Sebelum Mengubah Kombinasi
James Selvaraj menyatakan bahwa Aaron dan Wooi Yik telah menunjukkan kemampuan mereka di level tertinggi dan berpendapat bahwa BAM harus berpikir secara mendalam sebelum melakukan perubahan permanen. Ia mengatakan, "Bagi saya, bagus jika mereka tetap bersama dan bermain. Tetapi jika para pelatih merasa ada sesuatu yang salah dengan mereka, maka mereka tahu lebih baik." Ia juga menambahkan bahwa pasangan ini telah mencapai final Kejuaraan Dunia di New Delhi dan berada di peringkat 4 dunia.
Selanjutnya, James mempertanyakan alasan di balik pemisahan tersebut, "Jika Anda memisahkan sepasang pemain, pasti ada alasannya. Apakah karena mereka tidak berkinerja baik atau tidak mengikuti instruksi? Pasti ada alasannya." Ia mengingatkan bahwa tim pelatih BAM, termasuk direktur pelatihan ganda nasional, Rexy Mainaky, seharusnya dapat menjelaskan pemikiran di balik keputusan tersebut.
Risiko Perubahan Kombinasi Jelang Kualifikasi Olimpiade
James Selvaraj juga menegaskan bahwa spekulasi dari luar sistem nasional tidak akan memberikan manfaat, dan setiap keputusan harus mempertimbangkan kepentingan jangka panjang bulu tangkis Malaysia. Ia mengingatkan bahwa membentuk kombinasi baru memerlukan waktu, terutama dengan siklus kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai pada 3 Mei tahun depan. "Anda pikir Anda bisa membentuk pasangan baru dalam waktu delapan hingga sembilan bulan? Itu sulit," ujarnya.
James berpendapat bahwa BAM seharusnya terus mengembangkan kombinasi ganda putra yang ada dan mengevaluasi performa mereka dalam beberapa turnamen mendatang sebelum melakukan perubahan besar. "Mengapa kita tidak mendorong pasangan-pasangan itu apa adanya? Beri mereka dua atau tiga turnamen lagi dan lihat apakah mereka mampu menunjukkan performa terbaik," katanya.
Ia juga menambahkan bahwa Malaysia memiliki banyak potensi di nomor ganda putra, termasuk pasangan independen, dan seharusnya memanfaatkan kekuatan tersebut daripada terburu-buru untuk membubarkan pasangan yang sudah terbukti kemampuannya. "Para pelatih harus memutuskan apakah yang mereka lakukan itu baik untuk bulu tangkis, baik untuk para pemain, dan baik untuk negara," tuturnya.